Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Sekadau Turun 10,72% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 26/10/2026 08:46 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat mencapai 11,49% pada 2025.

Angka tersebut turun 4,65% dari tahun sebelumnya sebesar 16,14%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 10,72%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Sekadau lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Sekadau yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 11,49% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 13 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Barat, PoU di Kabupaten Sekadau ada di urutan ke-3. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Pontianak (7,54%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Melawi (19,49%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat pada 2025.

  1. Kota Pontianak: 7,54%
  2. Kota Singkawang: 7,55%
  3. Kabupaten Sekadau: 11,49%
  4. Kabupaten Ketapang: 11,77%
  5. Kabupaten Sintang: 13,16%
  6. Kabupaten Landak: 14,46%
  7. Kabupaten Kayong Utara: 14,59%
  8. Kabupaten Mempawah: 14,89%
  9. Kabupaten Sambas: 14,99%
  10. Kabupaten Bengkayang: 15,79%

(Baca: Proyeksi Populasi Orang Super-Kaya Kawasan Asia Tenggara pada 2031)

Data Pasar

Macro update by
26 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.081 +0.24
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...