- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Cape Verde tahun 2024 tercatat di angka 47,52 unit. Angka ini mengalami kontraksi sebesar 3,01 persen dibanding tahun 2023, dimana kontraksi disini berarti nilai indikator ekonomi mengalami penurunan nyata dibanding periode sebelumnya. Pada tahun 2024 ini, Cape Verde mencatat nilai terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir sejak 2015.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Cape Verde terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Statistik Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SMP Negeri Kurang dari S1 Periode 2017-2024)
Sepanjang tiga tahun terakhir 2022, 2023 dan 2024, rata-rata nilai PDB PPP Cape Verde berada di angka 48,29 unit. Nilai tahun 2024 berada 1,6 persen dibawah rata-rata tiga tahun tersebut. Jika dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir yang mencapai 48,61 unit, nilai 2024 masih berada 2,24 persen lebih rendah dari rata-rata periode yang lebih panjang.
Selama 10 tahun pengamatan data, kenaikan tahunan tertinggi pernah dicapai pada tahun 2018 dengan pertumbuhan 5,62 persen. Sementara penurunan terbesar sebelum 2024 terjadi pada tahun 2021 dengan kontraksi 3,65 persen. Fluktuasi yang terjadi terlihat jelas dimana setelah satu tahun tumbuh positif, hampir selalu diikuti penurunan pada tahun berikutnya tanpa ada tren pertumbuhan berkelanjutan.
Untuk peringkat regional kawasan Afrika, posisi Cape Verde tetap bertahan di urutan 27 sepanjang tiga tahun terakhir. Tidak terjadi perubahan kenaikan maupun penurunan peringkat sejak tahun 2021, dimana sebelumnya negara ini konsisten berada di peringkat 26 Afrika selama 6 tahun berturut-turut sebelum akhirnya turun satu peringkat.
Berdasarkan proyeksi IMF hingga tahun 2030, kondisi ekonomi PDB PPP Cape Verde tidak akan menunjukkan perbaikan signifikan. Proyeksi tahun 2025 masih akan mengalami kontraksi kecil sebesar 0,62 persen, dan hanya akan tumbuh dibawah 0,5 persen setiap tahunnya hingga akhir dekade. Nilai pada tahun 2030 bahkan hanya diproyeksikan setara dengan kondisi tahun 2024 saat ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kota Palu | 2024)
Jika dibandingkan dengan 5 negara teratas peringkat regional Afrika, Cape Verde berada sangat jauh dari posisi teratas. Lima besar teratas kawasan tersebut secara berurutan dipegang oleh Sierra Leone, Guinea-Bissau, Madagaskar, Uganda dan Republik Tanzania. Pertumbuhan PDB PPP negara-negara teratas ini mencapai diatas 2 persen setiap tahun, sangat berbeda jauh dengan kontraksi yang dialami Cape Verde pada 2024.
Data historis menunjukkan Cape Verde tidak mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang konsisten selama satu dekade terakhir. Tidak ada tanda akselerasi pertumbuhan yang terlihat baik dari data realisasi 2024 maupun proyeksi enam tahun ke depan. Kondisi ini menunjukan perlunya penyesuaian kebijakan ekonomi fundamental untuk keluar dari pola stagnasi jangka panjang.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |