- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Cape Verde pada tahun 2024 tercatat sebesar 47.52 unit, mengalami penurunan sebesar 3.01% dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 49 unit. Perkembangan tiga tahun terakhir menunjukkan pola kenaikan pada 2022 (48.36 unit) dan 2023 (49 unit) sebelum mengalami penurunan signifikan pada 2024. Rata-rata nilai PDB PPP tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 48.29 unit, lebih rendah dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) yang sebesar 48.61 unit, menunjukkan kondisi ekonomi yang kurang baik dibanding periode lebih panjang.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Papua 2018 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Cape Verde terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Selama 10 tahun terakhir (2015-2024), nilai PDB PPP Cape Verde mencapai titik tertinggi pada tahun 2018 sebesar 50.68 unit dengan pertumbuhan tahunan 5.62%, sedangkan titik terendahnya terjadi pada tahun 2024. Kondisi fluktuatif selama periode ini terlihat dari pergantian kenaikan dan penurunan setiap tahun: penurunan pada 2019, kenaikan kecil pada 2020, penurunan pada 2021, kenaikan pada 2022 dan 2023, serta penurunan kembali pada 2024. Anomali terjadi pada tahun 2018, di mana pertumbuhan PDB PPP jauh lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 10 tahun terakhir yang hanya sekitar 0.1%.
Dalam peringkat regional Afrika, Cape Verde tetap berada di peringkat ke-27 pada tahun 2024, sama seperti dua tahun sebelumnya. Peringkat ini mengalami penurunan satu tingkat dari peringkat ke-26 yang dipegang secara konsisten dari tahun 2015 hingga 2020. Penurunan peringkat ini menunjukkan bahwa beberapa negara lain di Afrika mengalami peningkatan nilai PDB PPP yang lebih signifikan dibanding Cape Verde sejak tahun 2021.
(Baca: Harga Cabai Merah Keriting di Pasar Modern Periode Maret 2025-2026)
IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Cape Verde akan terus mengalami kontraksi pada tahun 2025 menjadi 47.228 unit, dengan penurunan sebesar 0.62% dibanding tahun 2024. Kontraksi di sini merujuk pada penurunan nilai PDB PPP dibandingkan periode sebelumnya, seperti yang terjadi pada 2024. Setelah 2025, proyeksi menunjukkan penurunan sangat kecil pada 2026 sebelum mengalami kenaikan ringkas hingga tahun 2030, meskipun nilai pada tahun 2030 (47.565 unit) masih sedikit di bawah nilai tahun 2024.
Dibandingkan negara lain di Afrika, Cape Verde berada jauh di belakang Zimbabwe yang memiliki pertumbuhan PDB PPP terbaik selama tiga tahun terakhir dengan tingkat pertumbuhan sebesar 955.09%. Pertumbuhan ini merupakan hasil dari pemulihan ekonomi setelah periode hiperinflasi yang parah. Pada tahun 2024, Cape Verde berada di peringkat ke-27, sedangkan Sierra Leone menempati peringkat pertama dengan nilai PDB harga berlaku tertinggi di antara negara yang dibandingkan.