Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Aceh Singkil pada tahun 2024 mencapai 182.590 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 10,3 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya tercatat 203.641 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode pengamatan tujuh tahun terakhir sejak 2018, nilai pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun secara konsisten setiap tahun tanpa periode stagnan lebih dari satu tahun.
(Baca: 10 Uang Kripto Kapitalisasi Terbesar (Data 05 Mei 2026 09:33 WIB))
Sepanjang catatan data sejak 2018, pengeluaran tertinggi untuk kategori aneka barang dan jasa di wilayah ini terjadi pada tahun 2018 dengan nilai 206.946 rupiah per kapita per bulan. Sementara nilai terendah tercatat pada tahun 2019 dengan angka 146.277 rupiah. Terdapat anomali pergerakan pada tahun 2019 dimana terjadi penurunan sebesar 29,3 persen secara drastis, kemudian pada tahun berikutnya 2020 naik kembali sebesar 35,8 persen. Pergerakan ekstrem ini menjadi yang terbesar sepanjang periode tujuh tahun data yang tercatat.
Berdasarkan perbandingan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Singkil menempati urutan ke 18 dari total 23 wilayah untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Posisi ini berada di atas Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Utara. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 386 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan pada lingkup Pulau Sumatera menempati urutan 114.
Untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat, total pengeluaran per kapita per bulan Kabupaten Aceh Singkil tahun 2024 mencapai 1.139.586 rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 16 persen dari seluruh pengeluaran masyarakat. Sementara pengeluaran untuk makanan menyerap 699.938 rupiah atau sekitar 61 persen dari total pengeluaran per kapita setiap bulannya.
Kota Banda Aceh
Kota Banda Aceh secara konsisten menempati urutan teratas hampir seluruh kategori pengeluaran di Provinsi Aceh, termasuk untuk kategori aneka barang dan jasa yang pada tahun 2024 tercatat 397.296 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini lebih dari dua kali lipat nilai pengeluaran Kabupaten Aceh Singkil pada kategori yang sama. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kota Banda Aceh mencatat 2.402.683 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan sedikit sebesar 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini tetap menjadi wilayah dengan daya beli masyarakat tertinggi di seluruh provinsi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi di Kota Sabang 2018 - 2024)
Kota Sabang
Kota Sabang menempati urutan kedua untuk kategori aneka barang dan jasa tahun 2024 dengan nilai 429.857 rupiah per kapita per bulan, bahkan melampaui Kota Banda Aceh untuk kategori ini. Wilayah ini mencatat pertumbuhan sebesar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan positif yang stabil. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kota Sabang berada di urutan kelima se-Provinsi Aceh dengan nilai 1.654.567 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah menunjukkan performa pertumbuhan yang tinggi tahun 2024, dengan nilai pengeluaran aneka barang dan jasa mencapai 362.409 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan sebesar 16,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di seluruh provinsi untuk kategori ini. Untuk total pengeluaran keseluruhan, wilayah ini menempati urutan keempat se-Provinsi Aceh dengan nilai 1.674.833 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Aceh Utara
Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan nilai pengeluaran aneka barang dan jasa terendah di seluruh Provinsi Aceh tahun 2024 dengan nilai 155.999 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 23,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi penurunan terbesar kedua setelah Kota Subulussalam. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kabupaten Aceh Utara juga menempati urutan paling bawah dari 23 wilayah di Provinsi Aceh dengan nilai 831.258 rupiah per kapita per bulan.