Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Medan tahun 2024 sebesar 456069 rupiah per kapita per bulan, mengalami penurunan sebesar 27,6 persen dibandingkan tahun 2023. Informasi ini berasal dari data Susenas yang diolah oleh BPS, di mana pengeluaran tahun sebelumnya mencapai 630053 rupiah per kapita per bulan, dengan selisih penurunan sebesar 173984 rupiah. Komponen pengeluaran terbesar dalam kategori ini adalah makanan jadi sebesar 303092 rupiah per kapita per bulan, menyumbang sebagian besar dari total pengeluaran aneka barang dan jasa.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Maluku 2015 - 2024)
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran aneka barang dan jasa di Kota Medan menunjukkan pola fluktuatif. Tahun 2018, pengeluaran berada di level 307270 rupiah per kapita per bulan, naik sebesar 13 persen menjadi 347212 rupiah pada tahun 2019, lalu sedikit naik 2,5 persen menjadi 356049 rupiah di tahun 2020. Tahun 2021 mengalami kenaikan tertinggi sebesar 54,8 persen menjadi 550997 rupiah, sebelum sedikit turun 5,4 persen menjadi 521122 rupiah pada tahun 2022, dan kembali naik 20,9 persen menjadi 630053 rupiah di tahun 2023 sebelum penurunan besar di tahun 2024.
Kota Medan memegang peringkat pertama dalam pengeluaran aneka barang dan jasa di antara kabupaten/kota seprovinsi Sumatera Utara tahun 2024, diikuti oleh Kota Binjai pada peringkat kedua, Kota Tebing Tinggi pada peringkat ketiga, Kota Pematang Siantar pada peringkat keempat, dan Kabupaten Toba Samosir pada peringkat kelima. Secara nasional, Kota Medan berada di peringkat 35, dan di pulau Sumatera berada di peringkat 5. Pengeluaran Kota Binjai tahun 2024 sebesar 411545 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 42,4 persen, sedangkan Kota Tebing Tinggi mencatat pengeluaran 405394 rupiah dengan pertumbuhan 9,8 persen.
Data pendukung dari BPS menunjukkan komponen pengeluaran aneka barang dan jasa di Kota Medan meliputi rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan sebesar 52554 rupiah, makanan jadi sebesar 303092 rupiah, perawatan sebesar 81969 rupiah, rokok dan tembakau sebesar 125596 rupiah, serta sabun mandi sebesar 81047 rupiah. Jumlah dari komponen ini mencerminkan detail pengeluaran masyarakat Kota Medan untuk kebutuhan non-makanan dan makanan jadi yang termasuk dalam kategori aneka barang dan jasa.
Kota Tebing Tinggi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran bukan makanan per kapita sebulan di Kota Tebing Tinggi tahun 2024 sebesar 857842 rupiah, dengan pertumbuhan 41,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berada di peringkat pertama di provinsi Sumatera Utara. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1698076 rupiah dengan pertumbuhan 9,1 persen, juga berada di peringkat pertama di provinsi. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 840234 rupiah dengan pertumbuhan 31,4 persen, berada di peringkat keempat di provinsi.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Sintang | 2024)
Kota Binjai
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran bukan makanan per kapita sebulan di Kota Binjai tahun 2024 sebesar 737849 rupiah, dengan pertumbuhan 27,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berada di peringkat kedua di provinsi Sumatera Utara. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1574094 rupiah dengan pertumbuhan 12,4 persen, berada di peringkat kedua di provinsi. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 836245 rupiah dengan pertumbuhan 30,1 persen, berada di peringkat kelima di provinsi.
Kota Pematang Siantar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran bukan makanan per kapita sebulan di Kota Pematang Siantar tahun 2024 sebesar 701280 rupiah, dengan pertumbuhan 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berada di peringkat ketiga di provinsi Sumatera Utara. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1451994 rupiah dengan penurunan 13,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berada di peringkat keenam di provinsi. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 750714 rupiah dengan pertumbuhan 14,7 persen, berada di peringkat kesepuluh di provinsi.
Kabupaten Toba Samosir
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran bukan makanan per kapita sebulan di Kabupaten Toba Samosir tahun 2024 sebesar 677585 rupiah, dengan pertumbuhan 28,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berada di peringkat keempat di provinsi Sumatera Utara. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1529424 rupiah dengan penurunan 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berada di peringkat keempat di provinsi. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 851839 rupiah dengan pertumbuhan 8,2 persen, berada di peringkat ketiga di provinsi.