- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Kyrgyzstan tahun 2024 tercatat berada di angka 26,32 unit. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 2,27 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 25,74 unit. Sepanjang tiga tahun terakhir sejak 2022, pertumbuhan ekonomi negara ini mencatatkan pergerakan mulai dari 11,69 persen pada 2022, 15,7 persen pada 2023, lalu melambat signifikan pada 2024.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Kyrgyzstan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Malta 2024)
International Monetary Fund (IMF) mencatat angka pertumbuhan 2024 berada 10,28 poin persen di bawah rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir. Sementara rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir sejak 2020 tercatat sebesar 7,25 persen, yang artinya kinerja ekonomi 2024 juga masih lebih buruk dibandingkan rata-rata periode lima tahun.
Sepanjang 10 tahun data tercatat, kenaikan tertinggi pertumbuhan PDB PPP terjadi pada tahun 2023 dengan angka 15,7 persen. Sementara kontraksi terparah yakni penurunan nilai ekonomi secara negatif terjadi pada tahun 2020 turun 1,85 persen akibat guncangan pandemi global yang menjadi satu-satunya anomali penurunan dalam periode 10 tahun terakhir.
Fluktuasi pertumbuhan yang terjadi berarti pergerakan kenaikan dan penurunan terjadi dengan selisih yang cukup besar antar tahun, dimana setelah lonjakan pertumbuhan dua tahun berturut-turut di 2022 dan 2023, ekonomi Kyrgyzstan kembali melambat pada tahun berjalan. Tidak terdapat penurunan berkelanjutan lebih dari satu tahun dalam seluruh periode data historis.
Untuk peringkat regional Asia, posisi Kyrgyzstan tetap bertahan di urutan 11 sepanjang tahun 2022 hingga 2024. Peringkat ini tidak mengalami pergeseran dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun nilai absolut PDB PPP terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Burundi 2024)
Berdasarkan proyeksi IMF, pertumbuhan PDB PPP Kyrgyzstan akan kembali membaik mulai tahun 2025 dengan proyeksi pertumbuhan 5,57 persen. Proyeksi ini menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi dibandingkan kinerja lambat tahun 2024, dengan pertumbuhan yang diproyeksikan stabil berada di rentang 2,88 hingga 5,57 persen hingga tahun 2030.
Jika dibandingkan negara lain di wilayah Asia, pertumbuhan PDB PPP Kyrgyzstan tahun 2024 berada di atas rata-rata negara seperti Jepang, Korea Selatan, Sri Lanka dan Hong Kong. Namun angka pertumbuhan ini masih jauh di bawah pertumbuhan yang dicatatkan oleh Pakistan dan Uzbekistan pada tahun yang sama.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |