- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Antigua dan Barbuda tahun 2024 tercatat pada nilai 1,91 unit. Nilai ini menunjukan kenaikan pertumbuhan tahunan sebesar 3,87 persen, menjadi pertumbuhan positif tertinggi selama 10 tahun terakhir setelah periode kontraksi berkelanjutan yang dialami negara ini sejak tahun 2015. Angka 2024 juga mengakhiri tren penurunan yang berjalan hampir 8 tahun berturut-turut sebelumnya.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Antigua dan Barbuda terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Statistik PDRB Konsumsi Pemerintah Periode 2013-2025)
Dilihat dari tiga tahun terakhir, periode 2022 hingga 2024 mencatatkan perubahan arah pertumbuhan. Tahun 2022 mengalami kontraksi sebesar 0,33 persen yang berarti nilai output ekonomi riil dan daya beli masyarakat menyusut pada tahun tersebut, kemudian membalik menjadi pertumbuhan positif 1,27 persen pada 2023 dan melonjak signifikan pada 2024. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir mencapai 1,6 persen, jauh lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang hanya tercatat minus 0,12 persen.
Selama 10 tahun periode data historis, penurunan terendah terjadi pada tahun 2018 dengan kontraksi 5,89 persen. Pada titik tersebut, seluruh sektor ekonomi mengalami penyusutan output riil hampir 6 persen dalam satu tahun kalender. Sementara itu puncak kenaikan tertinggi baru saja terjadi pada tahun 2024 ini, menjadi satu-satunya tahun dengan pertumbuhan diatas 3 persen selama seluruh periode pengamatan data.
Anomali yang tercatat pada data adalah berakhirnya penurunan berkelanjutan selama 8 tahun tanpa satu kali pun pertumbuhan positif, sebelum akhirnya terjadi pemulihan bertahap mulai tahun 2023. Selama periode 2015 sampai 2022, nilai PDB PPP Antigua dan Barbuda selalu turun setiap tahun tanpa terkecuali, menjadikan periode ini sebagai kontraksi ekonomi terpanjang untuk negara kecil di wilayah Karibia.
Dari sisi peringkat regional wilayah Karibia, posisi Antigua dan Barbuda tetap berada di peringkat ke-6 pada tahun 2024, tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2023. Meskipun mencatatkan pertumbuhan tinggi tahun ini, perbaikan nilai PDB PPP belum cukup untuk melampaui posisi negara di atasnya yaitu Barbados yang masih bertahan di peringkat 5 wilayah.
(Baca: Statistik Panjang Jalan Nasional Periode 2013-2024)
Perbandingan dengan negara lain wilayah Karibia menunjukkan pertumbuhan Antigua dan Barbuda tahun 2024 menjadi yang terbaik kedua setelah Haiti, mengungguli seluruh negara kepulauan kecil lainnya di wilayah ini. Bahkan pertumbuhan 3,87 persen melebihi Republik Dominika, Jamaika dan seluruh negara anggota CARICOM lainnya pada tahun berjalan.
Berdasarkan proyeksi IMF hingga tahun 2030, setelah lonjakan pertumbuhan 2024, pemulihan ekonomi akan melambat drastis menjadi dibawah 1 persen setiap tahunnya. Tidak terjadi penurunan kembali, namun nilai PDB PPP hanya akan mengalami peningkatan sangat lambat dan hampir stagnan, dengan rata-rata pertumbuhan proyeksi hanya 0,21 persen per tahun hingga akhir dekade.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.828 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |