Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Poso tahun2024 adalah134202 rupiah, turun9.3% dari tahun sebelumnya (147883 rupiah). Nilai ini sekitar52.7% dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di kabupaten yang sama (254612 rupiah), menunjukkan bahwa makanan dan minuman jadi merupakan komponen pengeluaran masyarakat yang signifikan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Musi Rawas Utara | 2024)
Data historis dari tahun2018 hingga2024 menunjukkan fluktuasi yang jelas pada pengeluaran ini. Tahun2018, nilai pengeluaran adalah145205 rupiah, naik11% menjadi161235 rupiah di tahun2019 (pengeluaran tertinggi selama periode ini). Tahun2020, nilai sedikit turun1.1% menjadi159411 rupiah, lalu turun15.4% menjadi134794 rupiah di tahun2021. Tahun2022, pengeluaran naik18.3% menjadi159453 rupiah, sedikit turun7.3% menjadi147883 rupiah di tahun2023, dan kembali turun9.3% di tahun2024.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sulawesi Tengah tahun2024, Kabupaten Poso menduduki rank6 dalam kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi. Lima kabupaten/kota dengan rank lebih tinggi adalah Kota Palu (rank1, 242001 rupiah, naik18.6% dari tahun sebelumnya), Kabupaten Morowali (rank2,219453 rupiah, naik15.6%), Kabupaten Banggai (rank3,189480 rupiah, naik31.1%), Kabupaten Morowali Utara (rank4,182230 rupiah, turun9.7%), dan Kabupaten Parigi Moutong (rank5,158593 rupiah, naik18%).
Data pendukung dari BPS menunjukkan bahwa pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Poso tahun2024 lebih tinggi dibandingkan beberapa kategori pengeluaran lain, seperti rokok dan tembakau (126139 rupiah), sabun mandi (67838 rupiah), perawatan tubuh (61050 rupiah), dan kecantikan (33269 rupiah). Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya adalah-13681 rupiah, yang menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan periode tahun2023.
Kabupaten Morowali
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kota Cimahi Rp.72,53 Juta Data per 2024)
Kabupaten Morowali menduduki rank1 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Sulawesi Tengah tahun2024 dengan nilai1028923 rupiah, naik50.2% dari tahun sebelumnya (685197 rupiah). Untuk rata-rata pengeluaran makanan dan bukan makanan, kabupaten ini juga berada di rank1 dengan nilai2008616 rupiah, naik2.1% dari tahun sebelumnya (1967423 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di sini adalah979693 rupiah, naik27.6% dari tahun sebelumnya (767605 rupiah), yang merupakan pertumbuhan tertinggi di provinsi untuk kategori ini.
Kota Palu
Kota Palu berada di rank2 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Sulawesi Tengah tahun2024 dengan nilai960675 rupiah, naik15% dari tahun sebelumnya (835133 rupiah). Untuk rata-rata pengeluaran makanan dan bukan makanan, kota ini berada di rank2 dengan nilai1668616 rupiah, sedikit turun0.5% dari tahun sebelumnya (1677572 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Palu adalah707941 rupiah, naik15.4% dari tahun sebelumnya (613328 rupiah), yang menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam kategori makanan.
Kabupaten Morowali Utara
Kabupaten Morowali Utara menduduki rank3 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Sulawesi Tengah tahun2024 dengan nilai698860 rupiah, naik8.3% dari tahun sebelumnya (645336 rupiah). Untuk rata-rata pengeluaran makanan dan bukan makanan, kabupaten ini berada di rank3 dengan nilai1570999 rupiah, turun2.4% dari tahun sebelumnya (1609173 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di sini adalah872138 rupiah, naik32.6% dari tahun sebelumnya (657780 rupiah), yang merupakan pertumbuhan tertinggi di provinsi untuk kategori makanan setelah Kabupaten Morowali.
Kabupaten Banggai
Kabupaten Banggai berada di rank4 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Sulawesi Tengah tahun2024 dengan nilai608711 rupiah, naik10.1% dari tahun sebelumnya (552624 rupiah). Untuk rata-rata pengeluaran makanan dan bukan makanan, kabupaten ini berada di rank4 dengan nilai1314629 rupiah, turun2.2% dari tahun sebelumnya (1343697 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di sini adalah705918 rupiah, naik22.4% dari tahun sebelumnya (576741 rupiah), yang menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam konsumsi makanan masyarakat.