Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2024 sebesar 48306 rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sedikit sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 49145 rupiah. Selisih pengeluaran sabun mandi dengan tahun sebelumnya adalah minus 839 rupiah, sesuai data yang diolah dari Susenas.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kab. Kepulauan Mentawai 2018 - 2024)
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang sekitar 30 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan (35189 rupiah) dan sekitar 10 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa (161328 rupiah). Dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan (18556 rupiah), pengeluaran sabun mandi lebih tinggi sebesar 29750 rupiah per kapita sebulan.
Dari data historis periode 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Tapanuli Tengah mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018 hingga 2019 naik sebesar 10,1 persen, tahun 2019 hingga 2020 naik sedikit sebesar 0,2 persen, tahun 2020 hingga 2021 naik sebesar 22,6 persen, tahun 2021 hingga 2022 turun sedikit sebesar 5,8 persen, tahun 2022 hingga 2023 naik sebesar 19,8 persen, dan tahun 2023 hingga 2024 turun sedikit sebesar 1,7 persen. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023.
Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah menempati peringkat ke-27 untuk pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan lima kabupaten/kota teratas, yaitu Kabupaten Karo (peringkat 1, 95752 rupiah, naik 7 persen), Kota Binjai (peringkat 2, 88392 rupiah, naik 41,6 persen), Kabupaten Toba Samosir (peringkat3,81236 rupiah, naik14,4 persen), Kota Medan (peringkat4,81047 rupiah, turun6,7 persen), dan Kabupaten Samosir (peringkat5,76387 rupiah, naik6 persen).
Kota Medan
(Baca: Nilai Investasi PMD Sektor Industri Karet dan Plastik Periode 2013-2023)
Kota Medan menempati peringkat pertama untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 sebesar 1078461 rupiah, dengan pertumbuhan 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di kota ini sebesar 1950826 rupiah, turun 12,8 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 872365 rupiah, naik 8,6 persen, menempati peringkat ketiga di provinsi.
Kota Tebing Tinggi
Kota Tebing Tinggi menempati peringkat kedua untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 sebesar 857842 rupiah, dengan pertumbuhan 41,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan sebesar 1698076 rupiah, naik 9,1 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 840234 rupiah, naik 31,4 persen, menempati peringkat kelima di provinsi.
Kota Binjai
Kota Binjai menempati peringkat ketiga untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 sebesar 737849 rupiah, dengan pertumbuhan 27,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan sebesar 1574094 rupiah, naik 12,4 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 836245 rupiah, naik 30,1 persen, menempati peringkat keenam di provinsi.
Kota Pematang Siantar
Kota Pematang Siantar menempati peringkat keempat untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 sebesar 701280 rupiah, dengan pertumbuhan 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan sebesar 1451994 rupiah, turun 13,5 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan sebesar 750714 rupiah, naik 14,7 persen, menempati peringkat kesebelas di provinsi.