Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2025 mencapai 63793 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 14,7 persen dibandingkan tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini tercatat sebesar 55612 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Pegunungan 2025)
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran per kapita, pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sekitar 3,16 persen dari total rata-rata pengeluaran masyarakat per bulan. Nilai ini juga setara dengan 93,1 persen dari rata-rata pengeluaran untuk kecantikan secara keseluruhan, dan hanya sebesar 30 persen dari pengeluaran masyarakat untuk sabun mandi per bulannya. Untuk kategori makanan jadi, pengeluaran perawatan kulit hanya mencapai 30 persen dari nilai pengeluaran makanan jadi per kapita.
Sepanjang delapan tahun data yang tercatat mulai tahun 2018, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Belitung Timur mengalami pergerakan naik turun setiap tahun. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan peningkatan sebesar 23,9 persen, sedangkan penurunan terdalam terjadi pada tahun 2020 sebesar 17,4 persen. Pada tahun 2022 terjadi penurunan sedikit sebesar 0,7 persen, kemudian pada tahun 2024 kembali terjadi penurunan sebesar 17,5 persen sebelum akhirnya naik kembali pada tahun 2025.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Belitung Timur menempati urutan kedua untuk nilai pengeluaran perawatan kulit tahun 2025. Urutan pertama diisi oleh Kota Pangkal Pinang dengan nilai pengeluaran 92266 rupiah, diikuti Kabupaten Belitung Timur, kemudian Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung. Untuk peringkat nasional, wilayah ini berada di urutan 183 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Belitung Timur juga menempati urutan kedua se-provinsi pada tahun 2025 dengan nilai total pengeluaran 1044275 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 3,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hanya Kota Pangkal Pinang yang mencatatkan nilai pengeluaran bukan makanan lebih besar dibandingkan Kabupaten Belitung Timur pada tahun ini.
Kota Pangkal Pinang
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Gayo Lues 2025: Penurunan Jadi Rp1,44 Juta per Bulan)
Kota Pangkal Pinang sebagai wilayah dengan peringkat tertinggi di provinsi ini mencatatkan pengeluaran perawatan kulit tahun 2025 sebesar 92266 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini hanya mengalami kenaikan sedikit sebesar 2,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan terendah dibandingkan seluruh kabupaten kota lain di provinsi ini. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kota Pangkal Pinang masih memimpin dengan nilai 2127111 rupiah, meskipun mengalami penurunan sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2024.
Kabupaten Bangka Tengah
Kabupaten Bangka Tengah mencatatkan pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit tertinggi se-provinsi pada tahun 2025 dengan kenaikan sebesar 36,8 persen. Nilai pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mencapai 62713 rupiah, hanya terpaut sekitar 1080 rupiah dari nilai Kabupaten Belitung Timur. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kabupaten Bangka Tengah berada di urutan paling bawah se-provinsi dengan nilai 1686476 rupiah per kapita per bulan dan mengalami penurunan sebesar 1,7 persen.
Kabupaten Belitung
Kabupaten Belitung menjadi satu-satunya wilayah selain Kabupaten Bangka yang mengalami penurunan pengeluaran perawatan kulit pada tahun 2025. Penurunan yang terjadi mencapai 28,8 persen, menjadikan nilai pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini hanya sebesar 53514 rupiah per kapita per bulan. Meskipun demikian, untuk total pengeluaran keseluruhan wilayah ini masih berada di urutan ketiga se-provinsi dengan nilai 1927799 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Bangka Selatan
Kabupaten Bangka Selatan mencatatkan kenaikan pengeluaran perawatan kulit sebesar 30,3 persen pada tahun 2025, menjadi pertumbuhan tertinggi kedua setelah Kabupaten Bangka Tengah. Nilai pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mencapai 51769 rupiah per kapita per bulan. Untuk total pengeluaran makanan, wilayah ini justru menempati urutan pertama se-provinsi dengan nilai 989922 rupiah per kapita per bulan dan mengalami kenaikan sebesar 9,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.