Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Konawe Selatan pada tahun 2024 mencapai 19365 rupiah per orang. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,4 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 19646 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang tujuh tahun pengamatan sejak 2018, catatan pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2021 dengan nilai 20311 rupiah, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2020.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Barat 2024)
Jika dibandingkan dengan pos pengeluaran rumah tangga lainnya, nilai pengeluaran kecantikan hanya menyumbang sekitar 1,7 persen dari total rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk seluruh barang dan jasa. Nilai ini jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi yang mencapai 151221 rupiah, pengeluaran rokok dan tembakau sebesar 110513 rupiah, maupun pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 38502 rupiah per kapita per bulan.
Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran kecantikan di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun dengan pola yang jelas. Setelah tiga tahun berturut-turut mengalami penurunan pada 2018 hingga 2020, terjadi kenaikan sangat besar sebesar 39,9 persen pada tahun 2021. Sejak tahun 2021 tersebut, nilai pengeluaran kecantikan terus mengalami penurunan sedikit secara berturut-turut sampai tahun 2024.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Konawe Selatan menempati urutan ke 13 dari total 17 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Posisi ini masih sama dibandingkan peringkat tahun sebelumnya. Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di provinsi ini secara berturut-turut adalah Kota Kendari, Kabupaten Kolaka Utara, Kota Bau Bau, Kabupaten Kolaka Timur dan Kabupaten Kolaka.
Kota Kendari
Kota Kendari menjadi wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Sulawesi Tenggara pada tahun 2024 dengan nilai 63842 rupiah per kapita per bulan, atau lebih dari tiga kali lipat nilai pengeluaran di Kabupaten Konawe Selatan. Wilayah ini juga mencatatkan pertumbuhan pengeluaran kecantikan sebesar 12,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya salah satu wilayah dengan pertumbuhan positif tertinggi di provinsi ini. Untuk total pengeluaran per kapita seluruh kebutuhan, Kota Kendari juga menempati peringkat pertama di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
(Baca: Daftar Top Gainer Saham Hari Ini 18 Juni 2026: CBUT Naik 24,78 Persen)
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Kolaka Utara menempati peringkat kedua provinsi untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024 dengan nilai 58503 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan pengeluaran kecantikan sebesar 30,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi kedua diantara seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Untuk total pengeluaran bukan makanan, wilayah ini juga menempati peringkat ketiga se-provinsi dengan nilai 859737 rupiah per kapita per bulan.
Kota Bau Bau
Kota Bau Bau berada di peringkat ketiga provinsi untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024 dengan catatan nilai 47901 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan pengeluaran kecantikan sebesar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencatatkan pertumbuhan positif yang konsisten selama tiga tahun terakhir. Untuk kategori pengeluaran makanan, kota ini berada di peringkat 12 se-provinsi, yang menunjukkan prioritas pengeluaran rumah tangga lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan bukan makanan.
Kabupaten Konawe Selatan
Untuk total pengeluaran seluruh kebutuhan rumah tangga, Kabupaten Konawe Selatan menempati peringkat ke 10 se-provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2024. Nilai total pengeluaran per kapita per bulan wilayah ini tercatat sebesar 1109744 rupiah, dengan penurunan sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk pengeluaran kategori makanan, wilayah ini juga menempati peringkat ke 10 se-provinsi dengan nilai 572540 rupiah per kapita per bulan, dan mengalami kenaikan sebesar 11,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.