Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Mesuji pada tahun 2025 sebesar 199017 Rupiah. Angka ini mengalami penurunan sebesar 13,1 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebelumnya mencapai 228985 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2025, tercatat pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2024, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2018 dengan angka 125742 Rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Statistik Nilai Ekspor Nonmigas Menurut Negara Tujuan Periode 2023-2026)
Selama delapan tahun terakhir, pengeluaran masyarakat Kabupaten Mesuji untuk kategori ini mengalami pergerakan naik turun yang jelas. Setelah naik pada tahun 2019, angka ini turun sedikit pada tahun 2020, kemudian naik secara berturut-turut selama empat tahun hingga mencapai angka tertinggi pada tahun 2024 sebelum akhirnya turun pada tahun 2025. Penurunan sebesar 13,1 persen pada tahun terakhir merupakan penurunan terbesar yang tercatat sepanjang periode data yang tersedia.
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas, untuk tahun 2025 Kabupaten Mesuji menempati urutan ke 7 dari 15 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Lampung untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 369 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan pada lingkup Pulau Sumatera berada pada urutan 109. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan urutan pada tahun sebelumnya.
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Mesuji tercatat memiliki nilai 523718 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Angka ini mengalami penurunan sebesar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 11 di seluruh Provinsi Lampung. Sedangkan untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan, wilayah ini mencatat angka 1116555 Rupiah per kapita per bulan dengan penurunan sebesar 10,6 persen, dan berada pada peringkat ke 11 se Provinsi Lampung.
Kota Bandar Lampung
Kota Bandar Lampung secara konsisten menempati peringkat pertama di seluruh Provinsi Lampung untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2025, wilayah ini mencatat pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 389206 Rupiah per kapita per bulan, mengalami penurunan sebesar 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di kota ini mencapai 2013796 Rupiah per kapita per bulan, hampir dua kali lipat dibandingkan nilai yang tercatat di Kabupaten Mesuji.
(Baca: Jumlah Korban Luka-Luka akibat Bencana Alam Tertinggi Ada di Sulawesi Tengah dengan 135 Korban)
Kota Metro
Kota Metro menempati urutan kedua di Provinsi Lampung untuk seluruh indikator pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2025, pengeluaran aneka barang dan jasa di wilayah ini tercatat sebesar 348615 Rupiah per kapita per bulan, mengalami kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran bukan makanan di kota ini mencapai 1024894 Rupiah per kapita per bulan, hampir dua kali lipat dibandingkan nilai Kabupaten Mesuji untuk kategori yang sama.
Kabupaten Lampung Selatan
Kabupaten Lampung Selatan menempati urutan tepat di atas Kabupaten Mesuji yaitu peringkat 6 untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Wilayah ini mencatat angka 199220 Rupiah per kapita per bulan, hanya berbeda sekitar 203 Rupiah saja dibandingkan nilai Kabupaten Mesuji. Berbeda dengan Kabupaten Mesuji yang mengalami penurunan, wilayah ini justru mencatat kenaikan sebesar 6,9 persen pada tahun terakhir, sehingga berhasil menyalip posisi Kabupaten Mesuji pada tahun ini.
Kabupaten Pringsewu
Kabupaten Pringsewu mencatat pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi se Provinsi Lampung pada tahun 2025 yaitu sebesar 57,5 persen. Angka pengeluaran di wilayah ini melonjak dari 152646 Rupiah pada tahun 2024 menjadi 240480 Rupiah pada tahun 2025. Kenaikan ini membuat peringkat wilayah ini naik empat posisi dibandingkan tahun sebelumnya, dan menjadikannya salah satu wilayah dengan pertumbuhan konsumsi tercepat di Sumatera bagian selatan periode ini.