Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kota Palu tahun 2024 sebesar 75.857 rupiah, mengalami penurunan sebesar 14,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih pengeluaran perawatan kulit dengan tahun 2023 turun 12.673,8 rupiah, di mana nilai pengeluaran tahun 2023 sebesar 88.530,37 rupiah. Pengeluaran ini merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan di Kota Palu yang sebesar 55.601 rupiah, dan hanya sekitar 25 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 304.248 rupiah.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Flores Timur Periode 2004 - 2024)
Berdasarkan data historis dari 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di Kota Palu menunjukkan pola naik turun yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 63.767 rupiah, lalu sedikit turun menjadi 59.350 rupiah pada 2019, dan terus sedikit turun ke 55.881 rupiah pada 2020. Tahun 2021 terjadi kenaikan signifikan sebesar 33,5 persen menjadi 74.593 rupiah, lalu sedikit turun ke 71.842 rupiah pada 2022, sebelum mencapai pengeluaran tertinggi pada 2023 sebesar 88.530 rupiah. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021, sedangkan penurunan tertinggi terjadi pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.
Dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023), pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 lebih rendah sebesar sekitar 10.000 rupiah. Rata-rata pengeluaran tiga tahun tersebut sebesar 78.321 rupiah, sedangkan tahun 2024 hanya mencapai 75.857 rupiah. Jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir (2019-2023), rata-rata pengeluaran sebesar 72.019 rupiah, sehingga tahun 2024 masih sedikit lebih tinggi dari rata-rata tersebut, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023.
Dalam perbandingan di provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu menempati rank ketiga untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Dua kabupaten yang berada di atasnya adalah Kabupaten Morowali dengan pengeluaran sebesar 139.819 rupiah dan Kabupaten Morowali Utara dengan 111.935 rupiah. Kabupaten Morowali mengalami penurunan sebesar 12,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan Kabupaten Morowali Utara mengalami kenaikan signifikan sebesar 63,3 persen. Di tingkat nasional, Kota Palu menempati rank 117 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Beberapa kabupaten lain di Sulawesi Tengah juga menunjukkan perkembangan pengeluaran perawatan kulit yang beragam tahun 2024. Kabupaten Banggai mencatat pengeluaran sebesar 65.767 rupiah dengan pertumbuhan sebesar 38,9 persen, Kabupaten Buol sebesar 63.057 rupiah dengan pertumbuhan 54,9 persen, dan Kabupaten Poso sebesar 61.050 rupiah dengan pertumbuhan 17,5 persen. Semua kabupaten ini berada di rank keempat, kelima, dan keenam secara berurutan di provinsi, menunjukkan bahwa pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini masih lebih rendah dibandingkan Kota Palu.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kota Tegal | 2024)
Kabupaten Morowali
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Morowali tahun 2024 sebesar 1.028.923 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 50,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 685.197,61 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tahun 2024 sebesar 979.693 rupiah, dengan pertumbuhan 27,6 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 2.008.616 rupiah, hanya mengalami pertumbuhan sedikit sebesar 2,1 persen dari tahun 2023. Kabupaten Morowali menempati rank pertama untuk ketiga kategori pengeluaran tersebut di provinsi Sulawesi Tengah, menunjukkan tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi dibandingkan wilayah lain.
Kabupaten Morowali Utara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Morowali Utara tahun 2024 sebesar 698.860 rupiah, dengan pertumbuhan 8,3 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 645.336,57 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tahun 2024 sebesar 872.138 rupiah, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 32,6 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.570.999 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 2,4 persen dari tahun 2023. Kabupaten Morowali Utara menempati rank kedua untuk ketiga kategori pengeluaran di provinsi, hanya berada di bawah Kabupaten Morowali.
Kabupaten Poso
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Poso tahun 2024 sebesar 626.170 rupiah, dengan pertumbuhan 3,5 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 605.263,6 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tahun 2024 sebesar 672.288 rupiah, mengalami pertumbuhan 5,6 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.298.458 rupiah, mengalami penurunan sebesar 9,7 persen dari tahun 2023. Kabupaten Poso menempati rank ketiga untuk pengeluaran bukan makanan, rank keempat untuk pengeluaran makanan, dan rank keempat untuk total pengeluaran di provinsi.