Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Bangkalan tahun 2024 adalah 44415 rupiah, turun 11,4 persen dibanding tahun 2023 yang sebesar 50124 rupiah. Selisih pengeluaran tahun ini dengan tahun sebelumnya adalah minus 5709 rupiah. Pengeluaran sabun mandi ini sekitar 32 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di kabupaten ini yang sebesar 138776 rupiah.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Perikanan Periode 2013-2024)
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Bangkalan mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 37733 rupiah, kemudian sedikit turun menjadi 37219 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran naik 21,5 persen menjadi 45204 rupiah, lalu turun 13,6 persen menjadi 39052 rupiah pada tahun 2021. Tahun 2022, pengeluaran naik 21,8 persen menjadi 47554 rupiah, kemudian sedikit naik 5,4 persen menjadi 50124 rupiah pada tahun 2023 sebelum turun kembali pada tahun 2024. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023, sedangkan terendah pada tahun 2019.
Kabupaten Bangkalan berada di peringkat 34 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Di pulau Jawa, kabupaten ini berada di peringkat 108, dan se-Indonesia di peringkat 446. Beberapa wilayah di Jawa Timur dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi tahun 2024 adalah Kota Surabaya (peringkat 1, 103566 rupiah, naik 3,6 persen), Kabupaten Sidoarjo (peringkat 2, 93493 rupiah, turun 4,2 persen), Kota Malang (peringkat 3, 83157 rupiah, sedikit naik 0,3 persen), Kota Madiun (peringkat 4, 79905 rupiah, turun 7,6 persen), dan Kabupaten Sumenep (peringkat 5, 78383 rupiah, turun 17,3 persen).
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan Kabupaten Bangkalan untuk makanan tahun 2024 adalah 518354 rupiah, naik 2,7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 504866 rupiah, berada di peringkat 35 di Jawa Timur. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 adalah 297742 rupiah, naik 8,4 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 274594 rupiah, berada di peringkat 38 di Jawa Timur. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 adalah 816096 rupiah, turun 8,6 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 892805 rupiah, berada di peringkat 37 di Jawa Timur.
Kota Surabaya
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kota Gorontalo | 2024)
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan Kota Surabaya untuk makanan tahun 2024 adalah 1061445 rupiah, naik 29,6 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 819085 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 adalah 1541006 rupiah, naik 34 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1149687 rupiah. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 adalah 2602451 rupiah, turun 2,3 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 2663433 rupiah. Kota Surabaya menduduki peringkat 1 di Jawa Timur untuk ketiga indikator pengeluaran ini, menunjukkan posisinya sebagai wilayah dengan daya beli tertinggi di provinsi.
Kabupaten Sidoarjo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan Kabupaten Sidoarjo untuk makanan tahun 2024 adalah 881851 rupiah, naik 16 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 759918 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 adalah 1077404 rupiah, naik 14,7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 939077 rupiah. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 adalah 1959255 rupiah, turun 7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 2106829 rupiah. Kabupaten Sidoarjo berada di peringkat 3 untuk pengeluaran total, peringkat 4 untuk makanan, dan peringkat 4 untuk bukan makanan di Jawa Timur.
Kota Malang
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan Kota Malang untuk makanan tahun 2024 adalah 738690 rupiah, naik 3,3 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 715314 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 adalah 1216228 rupiah, naik 4,5 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1163347 rupiah. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 adalah 1954918 rupiah, turun 10,8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 2192106 rupiah. Kota Malang menduduki peringkat 4 untuk total pengeluaran, peringkat 10 untuk makanan, dan peringkat 2 untuk bukan makanan di Jawa Timur.
Kabupaten Pacitan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan Kabupaten Pacitan untuk makanan tahun 2024 adalah 520496 rupiah, naik 21,6 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 428188 rupiah. Pengeluaran untuk bukan makanan tahun 2024 adalah 401501 rupiah, naik 20 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 334513 rupiah. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan tahun 2024 adalah 921996 rupiah, turun 11,7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1044663 rupiah. Kabupaten Pacitan berada di peringkat 34 untuk pengeluaran makanan, peringkat 35 untuk bukan makanan, dan peringkat 35 untuk total pengeluaran di Jawa Timur.