Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Aceh Selatan pada tahun 2024 mencapai 39479 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 36543 rupiah. Selama kurun waktu tujuh tahun pengamatan mulai tahun 2018, nilai pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun dengan catatan pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2024.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Bukit Tinggi | 2004 - 2025)
Dari total pengeluaran per kapita masyarakat, biaya perawatan kulit hanya menyumbang sekitar 2,5 persen dari total rata-rata pengeluaran aneka barang jasa. Nilai ini juga lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 50925 rupiah per kapita per bulan, serta masih di atas rata-rata pengeluaran untuk kategori kecantikan umum yang tercatat 23660 rupiah. Masyarakat Kabupaten Aceh Selatan masih mengalokasikan sebagian besar anggaran bulanan untuk makanan jadi dan rokok tembakau.
Secara historis sejak tahun 2018, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini pernah mencatat kenaikan tertinggi sebesar 50 persen pada tahun 2019. Setelah itu pada tahun 2020 terjadi kenaikan sedikit sebesar 7,6 persen, kemudian turun sedikit pada tahun 2021 dan 2022. Pada tahun 2023 kembali naik sebesar 12,5 persen dan berlanjut naik pada tahun 2024. Tidak ditemukan anomali nilai yang menyimpang jauh di luar pola pergerakan tahunan selama periode pengamatan.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah se-Provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Selatan menempati urutan ke 22 dari total 23 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Hanya Kabupaten Aceh Utara yang mencatat nilai pengeluaran perawatan kulit lebih rendah dibandingkan wilayah ini. Lima wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di Aceh berturut-turut adalah Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Nagan Raya dan Kota Lhokseumawe.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua 2025)
Perbandingan Pengeluaran Non Makanan
Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata pengeluaran non makanan per kapita sebulan di Kabupaten Aceh Selatan tahun 2024 mencapai 403890 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori ini Kabupaten Aceh Selatan juga menempati urutan ke 22 dari seluruh wilayah di Provinsi Aceh, hanya berada di atas Kabupaten Aceh Utara. Pertumbuhan pengeluaran non makanan di wilayah ini termasuk salah satu yang tertinggi di kelompok urutan bawah ranking provinsi.
Total Pengeluaran Masyarakat
Total pengeluaran per kapita gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Aceh Selatan tahun 2024 tercatat sebesar 1082238 rupiah per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 14,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan wilayah ini sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan total pengeluaran tertinggi di Provinsi Aceh pada tahun 2024. Meskipun masih berada di urutan ke 21 secara provinsi, pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan daya beli masyarakat yang konsisten sepanjang satu tahun terakhir.
Profil Pengeluaran Makanan
Pengeluaran untuk kategori makanan di Kabupaten Aceh Selatan tahun 2024 mencapai 678348 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 18,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan pengeluaran makanan tertinggi ketiga di seluruh Provinsi Aceh. Secara ranking wilayah, kabupaten ini menempati urutan ke 19 untuk kategori pengeluaran makanan, posisi ini jauh lebih baik dibandingkan ranking untuk pengeluaran perawatan kulit maupun pengeluaran non makanan masyarakat.