Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2024 mencapai 480989 Rupiah. Angka ini mengalami penurunan sebesar 3,9 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 500667 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran ini mengalami pergerakan naik turun dengan nilai pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2023.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Sepanjang tujuh tahun terakhir, pengeluaran untuk kategori ini dimulai pada angka 424659 Rupiah pada tahun 2018, kemudian turun dua tahun berturut-turut hingga mencapai titik terendah pada tahun 2020 sebesar 279265 Rupiah. Setelah tahun 2020, angka pengeluaran naik sebesar 50,7 persen pada tahun 2021, kemudian naik sedikit sebesar 1,2 persen pada 2022, dan naik 17,6 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya turun pada tahun 2024.
Berdasarkan perbandingan seprovinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Timur menempati urutan ketiga untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2024. Urutan di atasnya diisi oleh Kota Balikpapan dengan angka 517496 Rupiah dan Kabupaten Mahakam Hulu dengan 523500 Rupiah. Secara nasional, Kabupaten Kutai Timur berada di peringkat 26 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia untuk kategori pengeluaran ini.
Untuk pengeluaran total masyarakat Kabupaten Kutai Timur tahun 2024, tercatat angka 2349489 Rupiah per kapita sebulan. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 20,47 persen. Sementara pengeluaran untuk makanan mencapai 1072593 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 1276896 Rupiah per kapita per bulan.
Kota Balikpapan
Kota Balikpapan secara konsisten menempati urutan pertama di seluruh wilayah Kalimantan Timur untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita sebulan di wilayah ini mencapai 2748754 Rupiah, dengan pengeluaran makanan sebesar 1104672 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 1644082 Rupiah. Wilayah ini mencatat pertumbuhan total pengeluaran sebesar 4,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menjadi satu-satunya wilayah yang mencatat pertumbuhan positif secara konsisten untuk seluruh kategori pengeluaran.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Nias | 2004 - 2025)
Kota Samarinda
Kota Samarinda menempati urutan kedua untuk total pengeluaran masyarakat di Kalimantan Timur tahun 2024 dengan angka 2517385 Rupiah per kapita sebulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan total pengeluaran sebesar 9,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi di seluruh provinsi untuk kategori ini. Pengeluaran makanan di Kota Samarinda tercatat 1011519 Rupiah sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 1505866 Rupiah per kapita per bulan.
Kota Bontang
Kota Bontang berada di urutan ketiga untuk total pengeluaran masyarakat Kalimantan Timur tahun 2024 dengan nilai 2352646 Rupiah per kapita sebulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan total pengeluaran sebesar 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengeluaran makanan sebesar 962630 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 1390016 Rupiah per kapita per bulan. Perbedaan nilai total pengeluaran antara Kota Bontang dengan Kabupaten Kutai Timur hanya terpaut kurang dari 4 ribu Rupiah per kapita.
Kabupaten Berau
Kabupaten Berau menempati urutan kelima untuk total pengeluaran masyarakat di Kalimantan Timur tahun 2024 dengan angka 2265494 Rupiah per kapita sebulan. Wilayah ini mencatat penurunan total pengeluaran sebesar 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya salah satu dari empat wilayah di provinsi ini yang mengalami penurunan pengeluaran total. Pengeluaran makanan di wilayah ini tercatat 1039483 Rupiah sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 1226010 Rupiah per kapita per bulan.