Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Banjarmasin tahun 2024 mencapai 463763 rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 23.2% dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih pengeluaran ini dengan tahun 2023 adalah 87215.6 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kota Jakarta Selatan | 2024)
Data historis dari 2018 hingga 2024 menunjukkan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Banjarmasin mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran berada di 351746 rupiah per kapita per bulan, kemudian turun sedikit sebesar 15.6% ke 296992 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran naik sedikit sebesar 2.7% ke 304926 rupiah, lalu naik signifikan sebesar 28.4% ke 391642 rupiah pada tahun 2021. Tahun 2022, pengeluaran turun sedikit sebesar 16.7% ke 326429 rupiah, kemudian naik sebesar15.4% ke376548 rupiah pada tahun2023, sebelum mencapai pengeluaran tertinggi di tahun2024.
Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Banjarmasin tahun2024 didukung oleh beberapa kategori pengeluaran spesifik. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi mencapai 362177 rupiah, yang merupakan kategori tertinggi di antara data pendukung. Berikutnya adalah pengeluaran untuk perawatan sebesar133196 rupiah, rokok dan tembakau sebesar124215 rupiah, sabun mandi sebesar90032 rupiah, dan kecantikan sebesar53752 rupiah.
Kota Banjarmasin menempati rank 1 di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun2024, rank4 di pulau Kalimantan, dan rank29 di seluruh Indonesia. Dibandingkan lima kabupaten/kota lain di provinsi, Kota Banjar Baru memiliki pengeluaran sebesar308829 rupiah dengan pertumbuhan turun sebesar24.8% dan rank3, Kabupaten Tapin memiliki pengeluaran312489 rupiah dengan pertumbuhan naik16.2% dan rank2, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki pengeluaran295098 rupiah dengan pertumbuhan turun8.8% dan rank4, Kabupaten Tabalong memiliki pengeluaran264099 rupiah dengan pertumbuhan naik27.6% dan rank5, serta Kabupaten Kota Baru memiliki pengeluaran262719 rupiah dengan pertumbuhan turun3.3% dan rank6.
Kota Banjar Baru
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Banjar Baru tahun2024 mencapai1868538 rupiah, turun sebesar8.5% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kota ini mencapai999000 rupiah, turun sedikit sebesar3.1% dan menempati rank1 di provinsi Kalimantan Selatan. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai869539 rupiah, turun sedikit sebesar0% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan di Sumatera Utara | 2025)
Kabupaten Tanah Bumbu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tanah Bumbu tahun2024 mencapai1829769 rupiah, naik sebesar5.4% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kabupaten ini mencapai940270 rupiah, naik sebesar10.2% dan menempati rank2 di provinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai889498 rupiah, naik sebesar12.9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tabalong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tabalong tahun2024 mencapai1677695 rupiah, naik sebesar7.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kabupaten ini mencapai801281 rupiah, naik sebesar8.4% dan menempati rank3 di provinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai876414 rupiah, naik sedikit sebesar3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tapin
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tapin tahun2024 mencapai1660205 rupiah, turun sedikit sebesar2.3% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kabupaten ini mencapai748100 rupiah, naik sebesar18.6% dan menempati rank4 di provinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai912105 rupiah, naik sebesar28% dibandingkan tahun sebelumnya.