Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Karang Asem tahun 2025 mencapai 22502 rupiah per orang per bulan. Angka ini mengalami penurunan sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebelumnya mencatatkan nilai 25423 rupiah. Penurunan ini terjadi setelah selama dua tahun berturut-turut sebelumnya angka pengeluaran kecantikan di wilayah ini selalu menunjukkan kenaikan.
(Baca: Harga Cat kayu untuk Bangunan Juni 2026 Naik 1,40%)
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran masyarakat per kapita, nilai pengeluaran kecantikan ini hanya mencakup sekitar 1,94 persen dari total pengeluaran bulanan masyarakat Kabupaten Karang Asem. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi yang mencapai 156992 rupiah per kapita, pengeluaran untuk sabun mandi sebesar 45480 rupiah, maupun pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 90715 rupiah per orang setiap bulannya.
Sepanjang periode data 2018 sampai 2025, pengeluaran kecantikan di Kabupaten Karang Asem mengalami kenaikan tertinggi pada tahun 2020 dengan pertumbuhan 25,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Satu-satunya penurunan sebelum tahun 2025 hanya terjadi pada tahun 2021 dengan penurunan sedikit sebesar 5,7 persen. Rata-rata pertumbuhan pengeluaran kecantikan selama lima tahun terakhir sebesar 6,3 persen per tahun, namun rata-rata tiga tahun terakhir justru menunjukkan pertumbuhan negatif sebesar 0,3 persen per tahun.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah di Provinsi Bali, Kabupaten Karang Asem menempati urutan ke 8 dari total 9 kabupaten dan kota yang ada pada tahun 2025. Hanya Kabupaten Buleleng yang mencatatkan nilai pengeluaran kecantikan lebih rendah dibandingkan wilayah ini. Di tingkat nasional, pengeluaran kecantikan Kabupaten Karang Asem menempati urutan 448 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan di tingkat wilayah Nusa Tenggara dan Bali menempati urutan ke 31.
Untuk wilayah lain di Provinsi Bali, Kota Denpasar mencatatkan pengeluaran kecantikan tertinggi tahun 2025 sebesar 80308 rupiah dengan pertumbuhan 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Kemudian diikuti Kabupaten Badung sebesar 66521 rupiah, Kabupaten Gianyar 58345 rupiah, Kabupaten Tabanan 45384 rupiah dan Kabupaten Jembrana 40257 rupiah. Seluruh wilayah teratas ini menunjukkan pertumbuhan pengeluaran kecantikan positif pada tahun 2025, kecuali Kabupaten Badung yang mengalami penurunan sedikit sebesar 3,9 persen.
(Baca: IHPB Papan kayu Naik 0,31% ke Level 103,69 pada Juni 2026)
Kabupaten Karang Asem
Total pengeluaran per kapita bulanan untuk seluruh kebutuhan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Karang Asem tahun 2025 mencapai 1159352 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 12,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan wilayah ini mencatatkan pertumbuhan pengeluaran total tertinggi kedua di seluruh Provinsi Bali pada tahun tersebut. Meskipun demikian, wilayah ini tetap menempati urutan paling bawah atau urutan ke 9 dari seluruh kabupaten kota di Bali untuk nilai total pengeluaran per kapita masyarakat.
Untuk pengeluaran kategori bukan makanan, Kabupaten Karang Asem mencatatkan nilai 599179 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025 dengan pertumbuhan 15,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini merupakan pertumbuhan tertinggi di seluruh Provinsi Bali untuk kategori pengeluaran bukan makanan pada tahun 2025. Meskipun menunjukkan pertumbuhan yang sangat tinggi, nilai absolut pengeluaran bukan makanan di wilayah ini masih menempati urutan ke 8, hanya berada di atas Kabupaten Buleleng.
Khusus untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Karang Asem mencatatkan nilai 560173 rupiah per kapita per bulan tahun 2025. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan pertumbuhan ini berada di urutan ketiga tertinggi di seluruh Provinsi Bali. Sama seperti kategori lain, nilai absolut pengeluaran makanan di wilayah ini tetap menempati urutan paling bawah dari seluruh 9 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bali.