Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Konawe Utara pada tahun 2024 mencapai 225595 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 4,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya tercatat sebesar 216652 rupiah. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran tertinggi kategori ini terjadi pada tahun 2024, sementara satu-satunya penurunan terjadi pada tahun 2023 dengan penurunan sebesar 2,2 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Biaya Transportasi di Kota Pontianak Bulan Mei Naik 2,34%)
Selama tujuh tahun pengamatan, pengeluaran kategori ini menunjukkan pergerakan naik secara berkelanjutan selama lima tahun awal, sebelum sempat turun sedikit pada tahun 2023, lalu kembali naik pada tahun terakhir. Kenaikan tertinggi dalam periode ini tercatat pada tahun 2022, yaitu sebesar 30,2 persen dibandingkan tahun 2021. Rata-rata pertumbuhan tahunan selama lima tahun terakhir berada di angka 9,5 persen, dengan tiga tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang lebih landai dibandingkan periode awal pengamatan.
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas, pengeluaran aneka barang dan jasa ini menyumbang sekitar 11,6 persen dari total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Konawe Utara yang mencapai 1945394 rupiah pada tahun 2024. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan tercatat sebesar 892441 rupiah dan pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan mencapai 1052952 rupiah per kapita per bulan. Untuk kategori aneka barang dan jasa, Kabupaten Konawe Utara menempati peringkat ke 5 dari 17 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara.
Di tingkat provinsi, hanya empat wilayah yang memiliki nilai pengeluaran aneka barang dan jasa lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Konawe Utara pada tahun 2024. Keempat wilayah tersebut secara berurutan adalah Kota Kendari dengan nilai 332493 rupiah, Kabupaten Wakatobi 251572 rupiah, Kabupaten Kolaka Utara 237577 rupiah, dan Kota Bau Bau 237519 rupiah. Dari kelima wilayah teratas ini, hanya Kota Bau Bau yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 23,6 persen, sementara Kabupaten Wakatobi justru mencatatkan penurunan sedikit sebesar 1,2 persen pada tahun yang sama.
Posisi Pengeluaran Makanan Kabupaten Konawe Utara
Badan Pusat Statistik mencatat untuk kategori pengeluaran makanan per kapita per bulan, Kabupaten Konawe Utara justru menempati peringkat pertama dari seluruh wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2024. Nilai pengeluaran makanan wilayah ini mencapai 892441 rupiah, lebih tinggi dibandingkan Kota Kendari yang berada di peringkat kedua dengan nilai 862024 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran makanan wilayah ini tercatat sebesar 1,1 persen pada tahun 2024, angka pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan pengeluaran makanan kabupaten lain di provinsi ini.
(Baca: Statistik PDRB Konsumsi Pemerintah Periode 2013-2025)
Peringkat Pengeluaran Bukan Makanan
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Konawe Utara menempati peringkat kedua di Provinsi Sulawesi Tenggara, hanya berada di bawah Kota Kendari. Nilai pengeluaran bukan makanan wilayah ini tercatat sebesar 1052952 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 3,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya, dengan jarak nilai sekitar 129 ribu rupiah dibandingkan Kota Kendari yang berada di peringkat pertama.
Total Pengeluaran Masyarakat
Total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Konawe Utara secara keseluruhan mencapai 1945394 rupiah pada tahun 2024, dan menempati peringkat kedua dari seluruh wilayah di Sulawesi Tenggara. Nilai ini hanya berada di bawah Kota Kendari yang mencatatkan total pengeluaran sebesar 2043965 rupiah. Pertumbuhan total pengeluaran wilayah ini tercatat sebesar 2,4 persen pada tahun terakhir, angka yang lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Kota Kendari yang mencapai 8,8 persen pada periode yang sama.
Komposisi Pengeluaran Pendukung
Dari total pengeluaran aneka barang dan jasa, tercatat pengeluaran untuk makanan jadi menjadi komponen terbesar dengan nilai 215315 rupiah per kapita per bulan. Setelah itu secara berurutan adalah pengeluaran untuk rokok dan tembakau sebesar 184041 rupiah, sabun mandi 67459 rupiah, perawatan pribadi 55929 rupiah, dan pengeluaran untuk kecantikan sebesar 34572 rupiah. Seluruh nilai komponen ini menjadi dasar perhitungan total pengeluaran aneka barang dan jasa yang dipublikasikan setiap tahunnya.