- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat nilai PDB Paritas Daya Beli (PPP) Sudan pada tahun 2024 mencapai 484,81 unit, menunjukkan peningkatan 172,92 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tiga tahun terakhir (2021-2023) nilai ini berturut-turut sebesar 85,72, 105,4, dan 177,64 unit, dengan rata-rata 122,92 unit—nilai 2024 lebih tinggi tiga kali lipat dari rata-rata tersebut. Dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (sekitar 81,14 unit), nilai 2024 meningkat lebih dari lima kali lipat, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih baik dibandingkan periode tersebut.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Sudan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan di Kab. Boven Digoel 2018 - 2024)
IMF mencatat pertumbuhan PDB PPP Sudan selama 10 tahun terakhir (2015-2024) menunjukkan tren peningkatan terus menerus dengan lonjakan besar. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan 230,33 persen, anomali karena nilainya tiga kali lipat dari rata-rata pertumbuhan 10 tahun terakhir (sekitar 79,82 persen per tahun). Kenaikan terendah terjadi pada tahun 2015 dengan 8,52 persen, masih positif namun jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun berikutnya; tidak ada periode kontraksi dalam 10 tahun terakhir.
Dari segi peringkat regional Afrika, Sudan mengalami peningkatan drastis pada tahun 2024: dari peringkat 24 pada tahun 2023 menjadi peringkat 8. Peningkatan ini menunjukkan Sudan telah berhasil meningkatkan posisi ekonominya dari kelompok negara dengan nilai PDB PPP menengah ke kelompok yang lebih atas di kawasan Afrika.
Proyeksi IMF untuk PDB PPP Sudan tahun mendatang menunjukkan pertumbuhan tetap berlanjut meskipun lajunya lebih lambat dibandingkan 2024. Tahun 2025 diperkirakan nilai mencapai 954,072 unit dengan pertumbuhan 96,79 persen, tahun 2026 menjadi 1523,819 unit dengan 59,72 persen pertumbuhan. Meskipun laju pertumbuhan menurun setiap tahun, proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi Sudan akan terus membaik dan nilai PDB PPP akan terus meningkat hingga 2030.
(Baca: Garis Kemiskinan di Perdesaan Periode 2013-2023)
Dibandingkan negara dengan pertumbuhan terburuk di Afrika tiga tahun terakhir (Libya dengan pertumbuhan negatif -5,3 persen, yang berarti nilai PDB PPP Libya menurun sekitar 5,3 persen selama periode tersebut), Sudan menunjukkan performa jauh lebih baik dengan pertumbuhan kumulatif 264,42 persen pada 2022-2024. Pada tahun 2024, Sudan berada di peringkat 8 regional, sedangkan Libya di peringkat 47, menunjukkan perbedaan posisi ekonomi yang sangat besar.
Perkembangan nilai PDB PPP Sudan tidak fluktuatif, karena setiap tahun selalu mengalami peningkatan tanpa penurunan. Lonjakan besar pada 2021 dan 2024 merupakan bagian dari tren peningkatan terus menerus, bukan perubahan kondisi yang tidak stabil. Setiap kenaikan tahunan selalu positif, menunjukkan ekonomi Sudan terus berkembang dan daya beli implisit mata uangnya terus meningkat.