Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mencapai Rp189.097 per kapita per bulan pada tahun 2024.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 17,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi sejak tahun 2018. Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa ini meliputi berbagai kebutuhan non-primer seperti kecantikan, perawatan, rokok, tembakau, dan sabun mandi.
(Baca: Garis Kemiskinan Makanan di Perdesaan Periode 2015-2025)
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran masyarakat HSU, alokasi untuk aneka barang dan jasa ini masih relatif kecil. Namun, pertumbuhan yang signifikan menunjukkan adanya peningkatan daya beli dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi tercatat sebesar Rp251.700, lebih besar dibandingkan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa. Sementara itu, pengeluaran untuk rokok dan tembakau juga cukup tinggi, yakni Rp109.014.
Secara historis, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di HSU mengalami fluktuasi. Pada tahun 2019, terjadi penurunan sebesar 12 persen, namun kemudian kembali naik pada tahun-tahun berikutnya. Pengeluaran tertinggi sebelum tahun 2024 tercatat pada tahun 2022, yaitu sebesar Rp165.345. Meskipun sempat sedikit menurun pada tahun 2023, pengeluaran kembali melonjak pada tahun 2024.
Dalam skala regional, HSU berada di peringkat 11 dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dalam hal pengeluaran untuk aneka barang dan jasa. Peringkat ini sama dengan tahun sebelumnya. Sementara itu, secara nasional, HSU berada di peringkat 365. Kota Banjarmasin mencatatkan pengeluaran tertinggi di Kalimantan Selatan dengan Rp463.763 per kapita per bulan.
Jika dibandingkan dengan beberapa kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan, pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa di HSU cukup tinggi. Kabupaten Tabalong mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu 27,6 persen, dengan nilai pengeluaran tahun 2024 sebesar Rp264.099. Sementara itu, Kota Banjarbaru justru mengalami penurunan yang signifikan, yaitu 24,8 persen.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Tengah 2015 - 2024)
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten HSU pada tahun 2024 adalah Rp564.503, meningkat 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (BPS). Dengan nilai ini, HSU berada di peringkat 11 dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan adalah Rp661.382, naik 8,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Banjar Baru: Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Banjar Baru mencapai Rp999.000 pada tahun 2024.
Kota Banjarmasin: Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Banjarmasin adalah Rp842.753 pada tahun 2024 (BPS). Dibandingkan tahun sebelumnya, ada pertumbuhan 7 persen. Kota ini menduduki peringkat kelima se-Kalimantan Selatan untuk pengeluaran makanan.
Kabupaten Tanah Bumbu: Pada tahun 2024, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tanah Bumbu mencapai Rp889.498 (BPS). Nilai ini menempatkan Tanah Bumbu pada peringkat kedua di Kalimantan Selatan. Terdapat pertumbuhan sebesar 12,9 persen.
Kabupaten Tabalong: Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tabalong pada tahun 2024 sebesar Rp801.281. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada pertumbuhan 8,4 persen.