Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara tahun 2024 mencapai 189097 rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 17,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini menjadi pengeluaran tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, setelah mengalami penurunan sedikit sebesar 2,5 persen pada tahun 2023. Kabupaten Hulu Sungai Utara menempati peringkat ke-11 di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan, peringkat ke-51 di pulau Kalimantan, dan peringkat ke-365 di seluruh Indonesia.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Pacitan | 2024)
Dari data historis periode 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, nilai pengeluaran sebesar 149130 rupiah per kapita per bulan, kemudian turun sedikit sebesar 12 persen pada tahun 2019 menjadi 131212 rupiah. Tahun 2020, pengeluaran naik sedikit sebesar 12,7 persen menjadi 147811 rupiah, dan terus naik sedikit sebesar 6,8 persen pada 2021 serta 4,7 persen pada 2022. Tahun 2023, terjadi penurunan sedikit sebesar 2,5 persen sebelum kembali naik signifikan pada 2024. Rata-rata pengeluaran selama lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 152698 rupiah, sehingga nilai tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan rata-rata tersebut.
Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa merupakan bagian dari pengeluaran bukan makanan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar 1225885 rupiah, dengan pengeluaran makanan sebesar 661382 rupiah dan bukan makanan sebesar 564503 rupiah. Nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024 menyumbang sekitar 15,4 persen dari total pengeluaran masyarakat, dan sekitar 33,5 persen dari pengeluaran bukan makanan. Data pendukung menunjukkan bahwa pengeluaran terbesar dalam kategori ini adalah untuk rokok dan tembakau sebesar 109014 rupiah per kapita per bulan, diikuti oleh makanan jadi sebesar 251700 rupiah.
Dibandingkan dengan lima kabupaten/kota teratas di Kalimantan Selatan, pengeluaran aneka barang dan jasa Kabupaten Hulu Sungai Utara masih jauh lebih rendah. Kota Banjarmasin menempati peringkat pertama dengan nilai 463763 rupiah per kapita per bulan dan pertumbuhan sebesar 23,2 persen. Kabupaten Tapin berada di peringkat kedua dengan 312489 rupiah dan pertumbuhan 16,2 persen. Kota Banjar Baru berada di peringkat ketiga dengan 308829 rupiah, meskipun mengalami penurunan sedikit sebesar 24,8 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Tanah Bumbu di peringkat empat dengan 295098 rupiah dan penurunan sedikit 8,8 persen, serta Kabupaten Tabalong di peringkat lima dengan 264099 rupiah dan pertumbuhan signifikan sebesar 27,6 persen. Peringkat Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap di posisi ke-11 seperti tahun sebelumnya.
Kota Banjar Baru
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Banjar Baru tahun 2024 sebesar 1868538 rupiah, turun sedikit sebesar 8,5 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri sebesar 869539 rupiah, dengan pertumbuhan yang hampir nol (-0 persen) dibandingkan tahun 2023. Sementara itu, pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 999000 rupiah, turun sedikit sebesar 3,1 persen dari tahun sebelumnya. Kota Banjar Baru menempati peringkat pertama di provinsi Kalimantan Selatan untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat keempat untuk pengeluaran makanan, dan peringkat pertama untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tenggara 2015 - 2024)
Kota Banjarmasin
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Banjarmasin tahun 2024 sebesar 1793372 rupiah, naik sedikit sebesar 2,1 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 842753 rupiah, naik sedikit sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2023. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 950619 rupiah, naik signifikan sebesar 12,3 persen dari tahun sebelumnya. Kota Banjarmasin menempati peringkat kedua di provinsi untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat kelima untuk pengeluaran makanan, dan peringkat ketiga untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan.
Kabupaten Tanah Bumbu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2024 sebesar 1829769 rupiah, naik sedikit sebesar 5,4 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 889498 rupiah, naik sedikit sebesar 12,9 persen dibandingkan tahun 2023. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 940270 rupiah, naik sedikit sebesar 10,2 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Tanah Bumbu menempati peringkat ketiga di provinsi untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat kedua untuk pengeluaran makanan, dan peringkat kedua untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan.
Kabupaten Tabalong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tabalong tahun 2024 sebesar 1677695 rupiah, naik sedikit sebesar 7,7 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 876414 rupiah, naik sedikit sebesar 3 persen dibandingkan tahun 2023. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 801281 rupiah, naik sedikit sebesar 8,4 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Tabalong menempati peringkat keempat di provinsi untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ketiga untuk pengeluaran makanan, dan peringkat keempat untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan.