Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur tahun 2024 mencapai 20785 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 26,3 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 28201 rupiah. Penurunan ini menjadi penurunan terbesar yang terjadi sepanjang catatan data sejak tahun 2018 untuk wilayah ini.
(Baca: Jumlah Perceraian Banten 2.535 Kasus Data per 2024)
Pengeluaran untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 hanya menyumbang sekitar 1,55 persen dari total rata-rata pengeluaran per kapita sebulan masyarakat setempat yang mencapai 1337771 rupiah. Jika dibandingkan dengan pos pengeluaran lain, nilai ini jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi sebesar 150518 rupiah, rokok dan tembakau sebesar 165172 rupiah, maupun pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 52947 rupiah per kapita setiap bulannya.
Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran kecantikan di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Setelah mengalami kenaikan sedikit pada tahun 2019 dan 2020, angka ini turun pada tahun 2021, naik sedikit pada tahun 2022, kemudian mencatat pengeluaran tertinggi pada tahun 2023 sebelum akhirnya turun tajam pada tahun 2024. Rata-rata pengeluaran kecantikan selama lima tahun terakhir berada pada angka 24638 rupiah per kapita per bulan, yang berarti nilai tahun 2024 berada 15,6 persen di bawah rata-rata lima tahun tersebut.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah se-Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menempati urutan ke 12 dari total 15 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di provinsi ini secara berturut-turut adalah Kota Bitung dengan 63244 rupiah, Kota Kotamobagu 45037 rupiah, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara 38370 rupiah, Kota Manado 37464 rupiah dan Kota Tomohon 34226 rupiah. Dari lima wilayah teratas tersebut, empat diantaranya mencatat kenaikan pengeluaran kecantikan pada tahun 2024, hanya Kota Tomohon yang mengalami penurunan sebesar 3,2 persen.
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Untuk total pengeluaran per kapita bulanan gabungan makanan dan bukan makanan, wilayah ini mencatat nilai sebesar 1337771 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 9,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur pada urutan ke 8 dari 15 wilayah di Provinsi Sulawesi Utara. Khusus untuk pengeluaran makanan, wilayah ini mencatat nilai 741121 rupiah per kapita per bulan dengan penurunan sebesar 6,7 persen, dan menempati urutan ke 7 untuk kategori ini di tingkat provinsi. Sementara untuk pengeluaran bukan makanan, nilai yang tercatat adalah 596650 rupiah dengan penurunan 12,2 persen dan berada di urutan ke 8 tingkat provinsi.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Maluku Utara | 2024)
Kota Manado
Sebagai wilayah dengan total pengeluaran per kapita tertinggi di Sulawesi Utara, Kota Manado mencatat total pengeluaran gabungan sebesar 1926901 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini naik sebesar 5,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk pengeluaran makanan Kota Manado mencapai 868672 rupiah dengan kenaikan 10,1 persen dan menempati urutan kedua provinsi, sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 1058229 rupiah dengan kenaikan 2,5 persen dan menjadi yang tertinggi di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Kota Bitung
Kota Bitung menjadi wilayah dengan pertumbuhan pengeluaran kecantikan tertinggi di Sulawesi Utara tahun 2024 dengan kenaikan sebesar 38,8 persen menjadi 63244 rupiah. Untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan, wilayah ini mencatat nilai 1765087 rupiah dengan kenaikan 11,9 persen dan menempati urutan ketiga tingkat provinsi. Pengeluaran makanan di Kota Bitung mencapai 865570 rupiah dengan kenaikan 9,4 persen, sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 899516 rupiah dengan kenaikan 14,5 persen dan menempati urutan keempat tingkat provinsi.
Kabupaten Kepulauan Sangihe
Kabupaten Kepulauan Sangihe mencatat pengeluaran kecantikan terendah di seluruh Provinsi Sulawesi Utara tahun 2024 dengan nilai 15799 rupiah, dan mengalami penurunan sebesar 30,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini juga menempati urutan terakhir untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan dengan nilai 1019019 rupiah, yang mengalami penurunan sebesar 5,6 persen. Pengeluaran makanan di wilayah ini mencapai 568113 rupiah, sedangkan pengeluaran bukan makanan tercatat sebesar 450906 rupiah per kapita setiap bulannya.