Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2025 mencapai 208285 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 10,9 persen dibandingkan tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, nilai pengeluaran untuk kategori ini tercatat sebesar 187847 Rupiah per kapita per bulan. Informasi ini diolah dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional.
(Baca: Statistik Nilai Transaksi Periode 2015-2025)
Selama periode 2018 hingga 2025, nilai pengeluaran ini menunjukkan pergerakan naik turun yang jelas. Pada tahun 2022 tercatat pengeluaran tertinggi sepanjang periode yaitu 279203 Rupiah per kapita. Setelah tahun tersebut nilai turun sebesar 33,2 persen pada tahun 2023, kemudian hanya naik sedikit sebesar 0,7 persen pada tahun 2024 sebelum kembali naik cukup signifikan pada tahun 2025. Anomali terbesar terjadi pada tahun 2022 dengan lonjakan 75,3 persen dibandingkan tahun 2021, yang menjadi kenaikan tertinggi sepanjang 8 tahun data yang tercatat.
Berdasarkan data perbandingan seprovinsi Aceh, posisi Kabupaten Aceh Tamiang berada pada urutan ke 15 dari 23 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Posisi ini tidak berubah dibandingkan urutan pada tahun sebelumnya. Di tingkat nasional, kabupaten ini berada pada urutan 338 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan di tingkat pulau Sumatera menempati urutan ke 94.
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Aceh Tamiang mencatat nilai 527657 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 14 seprovinsi Aceh. Nilai pengeluaran aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 39,4 persen dari total pengeluaran bukan makanan masyarakat di kabupaten ini.
Lima kabupaten dengan nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi di Provinsi Aceh pada tahun 2025 adalah Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kabupaten Bener Meriah, Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Tengah. Kota Banda Aceh mencatat nilai tertinggi sebesar 437393 Rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 10,1 persen. Kota Sabang berada di urutan kedua dengan nilai 371748 Rupiah, namun mengalami penurunan sebesar 13,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Urutan lima teratas ini tidak mengalami perubahan posisi dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengeluaran Makanan Masyarakat
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Maluku 2025)
Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk kategori makanan di Kabupaten Aceh Tamiang mencapai 660832 Rupiah pada tahun 2025. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 22 dari 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh. Nilai ini berada jauh di bawah rata-rata provinsi, bahkan hanya mencapai 60 persen dari nilai pengeluaran makanan Kota Banda Aceh yang menjadi tertinggi di wilayah ini. Pertumbuhan kategori makanan di kabupaten ini berada di atas rata-rata pertumbuhan provinsi untuk kategori yang sama.
Pengeluaran Bukan Makanan
Kategori pengeluaran bukan makanan di Kabupaten Aceh Tamiang tercatat sebesar 527657 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Nilai ini hanya naik sedikit sebesar 2,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan posisi urutan 14 seprovinsi Aceh. Secara total, pengeluaran bukan makanan masih lebih kecil dibandingkan pengeluaran makanan, hal ini menunjukkan sebagian besar pendapatan masyarakat di kabupaten ini masih dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pokok pangan. Pertumbuhan kategori ini juga lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kategori makanan pada tahun yang sama.
Total Pengeluaran Per Kapita
Total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang untuk seluruh kategori mencapai 1188490 Rupiah pada tahun 2025. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 19 dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Aceh. Posisi ini tidak berubah dibandingkan urutan pada tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, Kota Banda Aceh yang menjadi wilayah dengan pengeluaran tertinggi mencatat nilai lebih dari dua kali lipat dari nilai pengeluaran masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.
Komponen Pengeluaran Pendukung
Dari total pengeluaran aneka barang dan jasa, komponen terbesar dialokasikan untuk makanan jadi dengan nilai rata-rata 179886 Rupiah per kapita per bulan. Setelah itu diikuti pengeluaran untuk rokok dan tembakau sebesar 120935 Rupiah, sabun mandi sebesar 49265 Rupiah, keperluan kecantikan sebesar 39879 Rupiah dan perawatan pribadi sebesar 34280 Rupiah. Seluruh nilai ini merupakan rata-rata pengeluaran masyarakat selama tiga tahun terakhir di kabupaten ini.