PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Singapura 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 24/02/2026 16:21 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Singapura 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Singapura tahun 2024 tercatat sebesar 0.8 unit, sama persis dengan nilai tahun 2023. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) sebesar 0.827 unit, nilai 2024 lebih rendah sebesar 0.027 unit. Rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) adalah 0.834 unit, sehingga kondisi 2024 masih berada di bawah rata-rata tersebut. Tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan dari 0.87 unit (2022) ke 0.8 unit (2023 dan 2024), setelah mengalami kenaikan dari 0.81 unit (2021) ke 0.87 unit (2022).

(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Sigi Periode 2010 - 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Singapura terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Sepanjang 10 tahun terakhir (2015-2024), nilai tertinggi PDB PPP Singapura dicapai pada tahun 2015 dan 2017 sebesar 0.88 unit, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2021 (0.81 unit) serta tahun 2023 dan 2024 (0.8 unit). Kondisi fluktuatif dalam dekade ini terlihat dari pergerakan nilai: dari 2019 (0.85 unit) menurun ke 2021 (0.81 unit), kemudian melonjak ke 2022 (0.87 unit), sebelum kembali turun dan stabil di 0.8 unit pada 2023 dan 2024. Anomali terjadi pada tahun 2021, di mana nilai turun secara signifikan dari 2020 (0.84 unit) menjadi 0.81 unit, yang merupakan titik terendah dalam dekade tersebut hingga tahun 2023.

Dalam peringkat regional ASEAN, Singapura tetap berada di peringkat ke-9 selama semua periode 2015-2024, tidak mengalami kenaikan atau penurunan peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat ini menempatkan Singapura satu tingkat di atas Brunei Darussalam, negara dengan peringkat terendah (peringkat ke-10) di wilayah ASEAN. Negara dengan peringkat tertinggi di ASEAN adalah Vietnam (peringkat ke-1) pada tahun terakhir data.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Andorra 2015 - 2024)

IMF memproyeksikan nilai PDB PPP Singapura akan turun menjadi 0.794 unit pada tahun 2025, yang merupakan kontraksi sebesar 0.006 unit dari nilai tahun 2024. Kontraksi di sini merujuk pada penurunan kecil dalam nilai konversi PPP tersirat, yang menunjukkan daya beli relatif mata uang Singapura akan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Proyeksi selanjutnya (2026-2030) menunjukkan nilai akan berfluktuasi di antara 0.789 dan 0.791 unit, yang masih lebih rendah dari nilai tahun 2024. Ini berarti kondisi daya beli relatif Singapura diproyeksikan akan sedikit memburuk sebelum stabil di tingkat yang lebih rendah.

Perbandingan dengan negara lain di ASEAN menunjukkan Singapura berada di posisi di atas Brunei Darussalam, negara dengan nilai terendah dan peringkat ke-10. Nilai PDB PPP Singapura tahun 2024 (0.8 unit) lebih tinggi dari nilai Brunei Darussalam, yang memiliki pertumbuhan PDB PPP terendah turun 4.247% dan peringkat terendah di wilayah. Peringkat Singapura tahun 2024 tetap sama seperti tahun sebelumnya, tidak ada perubahan dalam posisi peringkat regionalnya.

Data Populer

Loading...