- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Mali tahun 2024 tercatat di angka 203.94 unit, mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 0.28 persen dibanding tahun 2023. Angka ini menunjukan pemulihan kecil setelah tahun sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 1.45 persen, yaitu penurunan nilai output ekonomi riil secara menyeluruh selama satu periode tahun.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di DI Yogyakarta | 2024)
Sepanjang tiga tahun terakhir 2022-2024, nilai PDB PPP Mali bergerak fluktuatif dengan pola naik turun tajam: mencatatkan pertumbuhan 1.3 persen di 2022, anjlok kontraksi 1.45 persen di 2023, baru kembali tumbuh tipis 0.28 persen di 2024. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir hanya sebesar 0.04 persen, jauh lebih buruk dibanding rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir yang mencapai 0.2 persen.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Mali terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam kurun 10 tahun data yang tercatat, kenaikan tertinggi PDB PPP Mali terjadi pada tahun 2015 dengan pertumbuhan 1.93 persen. Sementara penurunan terburuk tercatat pada tahun 2019 dengan kontraksi sebesar 2.04 persen. Tidak ditemukan anomali nilai diluar pola fluktuasi naik turun antara minus 2 persen sampai plus 2 persen yang konsisten terjadi sepanjang dekade ini.
Peringkat PDB PPP Mali di wilayah Afrika tahun 2024 berada di posisi 20. Peringkat ini turun satu tingkat dibandingkan posisi tahun 2023 yang berada di urutan 19. Secara historis sepanjang 10 tahun terakhir, peringkat Mali tidak pernah keluar dari rentang posisi 16 sampai 21 dari seluruh negara yang tercatat di kawasan Afrika.
(Baca: Statistik Panjang Jalan Provinsi Periode 2013-2024)
Berdasarkan perbandingan data negara kawasan Afrika, pertumbuhan PDB PPP Mali tahun 2024 masih berada di bawah rata-rata kawasan. Mali menempati posisi lebih buruk dibanding Burkina Faso, Niger dan Pantai Gading, namun masih mencatatkan kinerja lebih baik dari 18 negara lain di Afrika yang mengalami kontraksi pertumbuhan pada periode yang sama.
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Mali sampai tahun 2030. Proyeksi menunjukan ekonomi akan kembali mengalami kontraksi pada tahun 2025 sebesar 0.64 persen, dilanjutkan pertumbuhan sangat lemah dibawah 0.2 persen sepanjang 2026 sampai 2030. Tidak ada tanda pemulihan pertumbuhan yang signifikan dalam 6 tahun ke depan menurut data proyeksi.
Apabila proyeksi ini terwujud, kondisi ekonomi Mali akan tetap stagnan tanpa peningkatan daya beli masyarakat secara riil. Rata-rata pertumbuhan proyeksi 6 tahun ke depan hanya sebesar 0.09 persen, bahkan masih lebih buruk dibanding rata-rata kinerja ekonomi selama tiga tahun terakhir yang baru saja berlalu.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.828 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |