Jika diukur berdasarkan nilai produk domestik regional bruto (PDRB), Daerah Khusus (DK) Jakarta merupakan provinsi dengan perekonomian terbesar pada 2024.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), PDRB DK Jakarta pada 2024 mencapai Rp3,68 kuadriliun. Proporsinya mencapai 16,71% dari gabungan PDRB nasional yang totalnya Rp22,02 kuadriliun.
>
Perekonomian terbesar berikutnya berada di Jawa Timur dengan PDRB Rp3,17 kuadriliun (14,39%), diikuti Jawa Barat Rp2,82 kuadriliun (12,82%), Jawa Tengah Rp1,82 kuadriliun (8,25%), dan Sumatera Utara Rp1,15 kuadriliun (5,21%).
Di urutan selanjutnya ada Riau dengan PDRB Rp1,11 kuadriliun (5,05%), Banten Rp873,63 triliun (3,97%), Kalimantan Timur Rp858,43 triliun (3,9%), Sulawesi Selatan Rp696,25 triliun (3,16%), dan Sumatera Selatan Rp663,96 triliun (3,02%).
Dari 10 provinsi dengan perekonomian terbesar ini, 5 provinsi di antaranya berada di Pulau Jawa, 3 provinsi di Pulau Sumatra, dan masing-masing 1 provinsi dari Kalimantan dan Sulawesi.
(Baca: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat pada 2024)
Berikut daftar lengkap nilai PDRB 38 provinsi Indonesia pada 2024:
- DK Jakarta: Rp3.679,36 triliun
- Jawa Timur: Rp3.168,30 triliun
- Jawa Barat: Rp2.823,34 triliun
- Jawa Tengah: Rp1.817,78 triliun
- Sumatera Utara: Rp1.146,92 triliun
- Riau: Rp1.112,48 triliun
- Banten: Rp873,63 triliun
- Kalimantan Timur: Rp858,43 triliun
- Sulawesi Selatan: Rp696,25 triliun
- Sumatera Selatan: Rp663,96 triliun
- Lampung: Rp483,88 triliun
- Sulawesi Tengah: Rp376,95 triliun
- Kep Riau: Rp352,44 triliun
- Sumatera Barat: Rp332,94 triliun
- Jambi: Rp322,98 triliun
- Kalimantan Barat: Rp300,17 triliun
- Bali: Rp298,44 triliun
- Kalimantan Selatan: Rp286,82 triliun
- Aceh: Rp243,20 triliun
- Kalimantan Tengah: Rp222,86 triliun
- DI Yogyakarta: Rp193,51 triliun
- Sulawesi Tenggara: Rp189,48 triliun
- Sulawesi Utara: Rp187,37 triliun
- Nusa Tenggara Barat: Rp182,27 triliun
- Papua Tengah: Rp174,94 triliun
- Kalimantan Utara: Rp146,79 triliun
- Nusa Tenggara Timur: Rp137,28 triliun
- Kep Bangka Belitung: Rp107,50 triliun
- Bengkulu: Rp103,99 triliun
- Maluku Utara: Rp95,79 triliun
- Papua: Rp85,91 triliun
- Papua Barat: Rp76,18 triliun
- Sulawesi Barat: Rp64,21 triliun
- Maluku: Rp62,65 triliun
- Gorontalo: Rp54,55 triliun
- Papua Barat Daya: Rp37,04 triliun
- Papua Selatan: Rp33,38 triliun
- Papua Pegunungan: Rp26,56 triliun
(Baca: Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 Mirip Ramalan IMF, Bagaimana Proyeksi 2025?)