Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Mojokerto pada tahun 2024 mencapai 243251 rupiah. Nilai ini naik sedikit sebesar 0,6 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 241741 rupiah. Selisih peningkatan nilai pengeluaran antar kedua tahun tersebut sebesar 1510,4 rupiah per kapita setiap bulannya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Nusa Tenggara Barat 2025)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, nilai pengeluaran untuk kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 tercatat 194275 rupiah, kemudian naik secara berturut-turut hingga mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2020 sebesar 243256 rupiah. Setelah tahun 2020, nilai turun dua tahun berturut-turut hingga tahun 2022 sebesar 210900 rupiah, sebelum kembali naik pada tahun 2023 dan 2024.
Terdapat kondisi unik pada catatan data, dimana nilai pengeluaran tahun 2024 hanya berbeda 5 rupiah dengan nilai pengeluaran tertinggi yang tercatat pada tahun 2020. Artinya selama empat tahun terakhir, tidak terdapat peningkatan nilai signifikan untuk kategori pengeluaran ini di Kabupaten Mojokerto. Rata-rata pertumbuhan tahunan dalam lima tahun terakhir hanya berada di angka 1,9 persen.
Berdasarkan perbandingan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Mojokerto menempati urutan ke 18 untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Posisi ini masih sama dengan peringkat pada tahun sebelumnya. Di tingkat nasional, kabupaten ini berada pada urutan 223 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan 64 di seluruh wilayah Pulau Jawa.
Perbandingan dengan Wilayah Lain di Jawa Timur
Untuk kategori pengeluaran yang sama, lima wilayah dengan nilai tertinggi di Jawa Timur tahun 2024 berturut-turut adalah Kota Surabaya sebesar 723548 rupiah, Kota Madiun 444047 rupiah, Kota Malang 419184 rupiah, Kabupaten Situbondo 418514 rupiah dan Kota Pasuruan 407139 rupiah. Dari seluruh wilayah tersebut, hanya Kota Surabaya, Kabupaten Situbondo dan Kota Pasuruan yang mencatat kenaikan nilai pada tahun 2024, sedangkan dua wilayah lainnya mengalami penurunan.
(Baca: Statistik Upah Minimum Provinsi Periode 2013-2026)
Pengeluaran Makanan dan Non Makanan
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas mencatat total pengeluaran per kapita per bulan seluruh kategori di Kabupaten Mojokerto tahun 2024 mencapai 1429141 rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 17 persen dari seluruh pengeluaran masyarakat. Nilai pengeluaran makanan per kapita mencapai 737825 rupiah per bulan, sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 691315 rupiah per bulan. Peringkat Kabupaten Mojokerto untuk total pengeluaran seluruh kategori berada di urutan 14 dari 38 kabupaten kota di Provinsi Jawa Timur.
Perkembangan Pertumbuhan Tahunan
Dari seluruh periode pengamatan, kenaikan tertinggi pengeluaran aneka barang dan jasa terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 14,6 persen. Sementara penurunan terbesar terjadi pada tahun 2021 dengan angka penurunan sebesar 7,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun 2024, pertumbuhan sebesar 0,6 persen menjadikan tahun ini sebagai periode dengan perubahan nilai terkecil sepanjang tujuh tahun data yang dicatat.
Profil Konsumsi Masyarakat Lokal
Selain kategori aneka barang dan jasa, data juga merinci komponen pengeluaran masyarakat Kabupaten Mojokerto. Rata-rata pengeluaran untuk makanan jadi mencapai 215672 rupiah per kapita per bulan, pengeluaran rokok dan tembakau 146484 rupiah, perawatan pribadi 69063 rupiah, sabun mandi 56220 rupiah dan pengeluaran untuk keperluan kecantikan sebesar 47952 rupiah per orang setiap bulannya. Seluruh nilai ini menjadi dasar perhitungan tingkat kesejahteraan rumah tangga di wilayah tersebut.