Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, mencapai 93808 rupiah pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 3954,1 rupiah dari tahun 2023 yang bernilai 89853 rupiah. Pengeluaran ini menjadi bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah tersebut yang mencapai 111804 rupiah.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Aceh 2015 - 2024)
Dari data historis tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Muna Barat menunjukkan pola naik turun yang jelas. Tahun 2018 menjadi tahun dengan pengeluaran tertinggi sebesar 96600 rupiah, sebelum mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 29,5 persen pada tahun 2019 menjadi 68071 rupiah. Tahun 2020 kemudian melihat kenaikan sebesar 32,4 persen ke angka 90144 rupiah, sebelum sedikit turun sebesar 3,5 persen pada 2021 menjadi 86985 rupiah.
Tahun 2022, pengeluaran kembali turun sebesar 10,2 persen menjadi 78127 rupiah, sebelum naik sebesar 15 persen pada 2023 dan terus naik sedikit sebesar 4,4 persen pada 2024. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) yang bernilai sekitar 87263 rupiah, pengeluaran tahun 2024 berada di atas rata-rata tersebut. Sementara dibandingkan lima tahun terakhir (2020-2024), rata-rata pengeluaran adalah sekitar 87783 rupiah, sehingga tahun 2024 juga menunjukkan nilai di atas rata-rata tersebut.
Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Muna Barat menempati peringkat ke-15 untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Peringkat ini berada di bawah Kabupaten Buton Tengah (peringkat 14) dan di atas Kabupaten Buton (peringkat 16). Di tingkat pulau Sulawesi, wilayah ini menempati peringkat ke-76, sedangkan di tingkat nasional menempati peringkat ke-475 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara memiliki pengeluaran makanan dan minuman jadi yang jauh lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Muna Barat. Kota Kendari menempati peringkat pertama dengan pengeluaran sebesar 261016 rupiah dan pertumbuhan sebesar 8,7 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Kolaka Utara berada di peringkat kedua dengan 226332 rupiah dan pertumbuhan 23,2 persen, diikuti Kabupaten Konawe Utara di peringkat tiga dengan 215315 rupiah yang mengalami penurunan sebesar 11,1 persen. Kabupaten Kolaka di peringkat empat dengan 176040 rupiah (penurunan 2,4 persen) dan Kabupaten Konawe Selatan di peringkat lima dengan 151221 rupiah (kenaikan 7,9 persen).
Kota Kendari
Pada tahun 2024, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Kendari mencapai 1013733 rupiah, naik sedikit sebesar 1,1 persen dari tahun sebelumnya yang bernilai 1002920 rupiah. Wilayah ini menempati peringkat pertama di Provinsi Sulawesi Tenggara untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, Kota Kendari mencatat angka 1783409 rupiah pada 2024, turun sebesar 5,1 persen dari tahun sebelumnya. Sementara untuk pengeluaran makanan saja, Kota Kendari mencapai 769676 rupiah pada 2024, naik sebesar 8,9 persen dari tahun sebelumnya dan menempati peringkat kedua di provinsi, di bawah Kabupaten Konawe Utara.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Bone Bolango | 2024)
Kabupaten Konawe Utara
Kabupaten Konawe Utara menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada pengeluaran bukan makanan tahun 2024, dengan nilai 861907 rupiah yang naik sebesar 31,5 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat kedua di provinsi untuk kategori ini. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, Kabupaten Konawe Utara mencatat angka 1674005 rupiah pada 2024, turun sebesar 11,9 persen dari tahun sebelumnya. Sementara untuk pengeluaran makanan saja, wilayah ini menjadi yang tertinggi di provinsi dengan nilai 812097 rupiah pada 2024, naik sebesar 8,8 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Kolaka Utara
Pada tahun 2024, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Kolaka Utara mencapai 859737 rupiah, naik sebesar 22,1 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ketiga di provinsi untuk kategori ini. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, Kabupaten Kolaka Utara mencatat angka 1599452 rupiah pada 2024, naik sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya. Sementara untuk pengeluaran makanan saja, wilayah ini mencapai 739715 rupiah pada 2024, naik sebesar 9,4 persen dari tahun sebelumnya dan menempati peringkat ketiga di provinsi.
Kabupaten Muna Barat
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Muna Barat pada tahun 2024 mencapai 362544 rupiah, naik sebesar 8,5 persen dari tahun sebelumnya yang bernilai 334294 rupiah. Wilayah ini menempati peringkat ke-15 di provinsi untuk kategori ini. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, Kabupaten Muna Barat mencatat angka 831271 rupiah pada 2024, turun sebesar 7,3 persen dari tahun sebelumnya. Sementara untuk pengeluaran makanan saja, wilayah ini mencapai 468727 rupiah pada 2024, naik sebesar 18,5 persen dari tahun sebelumnya dan menempati peringkat ke-15 di provinsi.