Pengeluaran untuk kecantikan di Kota Kendari pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp63.842 per kapita per bulan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 12.5% dibandingkan tahun sebelumnya, informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
Secara historis, pengeluaran kecantikan di Kota Kendari mengalami fluktuasi. Setelah mengalami kenaikan signifikan sebesar 22.3% pada tahun 2020 dan 37.2% pada tahun 2022, terjadi penurunan turun 6.3% di tahun 2021 dan -22.4% di tahun 2023. Namun, tahun 2024 menunjukkan indikasi kenaikan kembali. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2022 dengan angka Rp73.167 per kapita per bulan.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Perikanan Periode 2013-2024)
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa sebesar Rp332.493, pengeluaran untuk kecantikan hanya menyumbang sekitar 19.2%. Sementara itu, jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan jadi sebesar Rp261.016, proporsi pengeluaran kecantikan mencapai 24.5%. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Kendari masih memprioritaskan kebutuhan dasar dan makanan dibandingkan dengan kecantikan.
Berdasarkan data perbandingan, Kota Kendari menduduki peringkat 4 untuk pengeluaran kecantikan tertinggi di Pulau Sulawesi. Di antara kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara, Kota Kendari menempati peringkat pertama. Secara nasional, Kota Kendari berada di peringkat 47 untuk pengeluaran kecantikan tertinggi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, di antara kabupaten/kota lain di Sulawesi Tenggara, Kabupaten Kolaka Utara mencatatkan pengeluaran untuk kecantikan sebesar Rp58.503 dengan pertumbuhan 30.5%. Kota Bau Bau memiliki pengeluaran Rp47.901 dengan pertumbuhan 13%, sedangkan Kabupaten Kolaka Timur mencatat Rp35.241 dengan pertumbuhan 6.4%. Kabupaten Kolaka memiliki pengeluaran Rp35.041, namun mengalami penurunan -2.5%, dan Kabupaten Konawe Utara mencatatkan pengeluaran sebesar Rp34.572 dengan penurunan signifikan turun 28.5%.
(Baca: Harapan Lama Sekolah (HLS) di Riau | 2024)
BPS mencatat Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Konawe Utara pada tahun sebelumnya adalah Rp655.552,03 dan meningkat menjadi Rp861.907 pada tahun 2024, tumbuh 31.5%. Dengan pertumbuhan tersebut, Konawe Utara menduduki peringkat pertama di antara kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Kabupaten Kolaka Utara
BPS mencatat Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Kolaka Utara pada tahun sebelumnya adalah Rp704.217,7 dan meningkat menjadi Rp859.737 pada tahun 2024, tumbuh 22.1%. Dengan pertumbuhan tersebut, Kolaka Utara menduduki peringkat kedua di antara kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Kota Bau Bau
BPS mencatat Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Bau Bau pada tahun sebelumnya adalah Rp693.079,05 dan meningkat menjadi Rp735.519 pada tahun 2024, tumbuh 6.1%. Dengan pertumbuhan tersebut, Bau Bau menduduki peringkat ketiga di antara kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Kabupaten Konawe
BPS mencatat Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Konawe pada tahun sebelumnya adalah Rp549.295,75 dan meningkat menjadi Rp623.179 pada tahun 2024, tumbuh 13.5%. Dengan pertumbuhan tersebut, Konawe menduduki peringkat keempat di antara kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.