Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Pulau Morotai pada tahun 2025 mencapai 117633 Rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 17,1 persen dibandingkan tahun 2024, dengan tambahan pengeluaran sebesar 17137 Rupiah per orang setiap bulannya. Pada tahun sebelumnya, pengeluaran kategori ini tercatat sebesar 100496 Rupiah per kapita per bulan.
Nilai pengeluaran makanan dan minuman jadi ini menyumbang sekitar 9,4 persen dari total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Pulau Morotai yang mencapai 1255584 Rupiah pada tahun 2025. Sementara itu, nilai ini juga setara dengan 17,7 persen dari total pengeluaran kategori makanan seluruhnya di wilayah tersebut. Sepanjang periode 2018 sampai 2025, data menunjukkan pergerakan nilai pengeluaran yang berubah setiap tahun tanpa pola stagnan.
(Baca: Provinsi dengan Volume Ekspor Menurut Kelompok Barang Produk Industri Kimia dan Industri Sejenis Tertinggi di Indonesia (2025))
Sepanjang delapan tahun data yang tercatat, pengeluaran tertinggi untuk kategori ini terjadi pada tahun 2023 dengan nilai 137086 Rupiah per kapita per bulan. Sedangkan pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2020 dengan nilai 67966 Rupiah per kapita per bulan. Terdapat anomali pada tahun 2021, dimana setelah penurunan besar pada tahun 2020, nilai pengeluaran langsung naik sebesar 52,3 persen sebelum kemudian kembali turun sebesar 25,4 persen pada tahun 2022.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Maluku Utara, Kabupaten Pulau Morotai menempati urutan ke tujuh dari sepuluh kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2025. Urutan teratas diduduki oleh Kota Ternate dengan nilai 283134 Rupiah, disusul Kabupaten Halmahera Tengah 232271 Rupiah, Kota Tidore Kepulauan 187968 Rupiah, Kabupaten Halmahera Timur 178222 Rupiah serta Kabupaten Halmahera Utara 137978 Rupiah. Posisi peringkat wilayah ini tidak berubah dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Kota Ternate
Kota Ternate secara konsisten menempati urutan pertama seluruh kabupaten kota di Maluku Utara untuk hampir seluruh kategori pengeluaran. Pada tahun 2025, total pengeluaran per kapita per bulan wilayah ini mencapai 2369896 Rupiah, dengan pengeluaran bukan makanan sebesar 1343455 Rupiah dan pengeluaran makanan sebesar 1026441 Rupiah. Meskipun menjadi yang tertinggi, wilayah ini mencatat penurunan sedikit untuk total pengeluaran sebesar 6,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Nilai Minimal Lolos Jalur Prestasi ke SMA Negeri 1 Tegalwaru - Kab. Purwakarta SPMB 2026)
Kabupaten Halmahera Tengah
Kabupaten Halmahera Tengah menempati urutan kedua provinsi untuk total pengeluaran masyarakat dengan nilai 2216767 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Wilayah ini menjadi satu-satunya daerah yang mencatat pengeluaran kategori makanan lebih besar dibandingkan Kota Ternate, dengan nilai 1050927 Rupiah per kapita per bulan. Pertumbuhan total pengeluaran wilayah ini tercatat turun sedikit sebesar 0,5 persen dibandingkan tahun 2024.
Kota Tidore Kepulauan
Kota Tidore Kepulauan menunjukkan kenaikan pengeluaran masyarakat yang paling tinggi diantara seluruh wilayah di Maluku Utara pada tahun 2025. Total pengeluaran per kapita wilayah ini naik sebesar 13,5 persen menjadi 1767488 Rupiah, sementara pengeluaran bukan makanan bahkan naik sebesar 23,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini saat ini menempati urutan ketiga se-provinsi untuk seluruh kategori pengeluaran utama.
Kabupaten Pulau Morotai
Kabupaten Pulau Morotai berada di urutan ketujuh se-provinsi Maluku Utara untuk total pengeluaran per kapita masyarakat. Pada tahun 2025, total pengeluaran wilayah ini tercatat 1255584 Rupiah, dengan kenaikan sebesar 4,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan di wilayah ini naik sebesar 17,5 persen, sementara pengeluaran kategori makanan justru turun sedikit sebesar 4,6 persen pada periode yang sama.