Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Belitung tahun 2025 mencapai 293013 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang periode 2018 sampai 2025, catatan pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan nilai 356597 rupiah per kapita per bulan, sedangkan pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2019.
(Baca: Rata-Rata Anggaran Penduduk Kabupaten Kota Baru untuk Membeli Makanan Dan Minuman Jadi Rp54.163 per Kapita per Minggu)
Sepanjang delapan tahun data yang tercatat, nilai pengeluaran aneka barang dan jasa di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun setiap tahun tanpa periode stagnan. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 34,2 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan penurunan terdalam tercatat pada tahun 2021 yaitu sebesar 19,4 persen. Rata-rata pengeluaran lima tahun terakhir berada pada angka 308921 rupiah per kapita, dimana nilai tahun 2025 berada sedikit di bawah rata-rata tersebut.
Untuk skala provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Belitung menempati urutan kelima dari tujuh kabupaten dan kota yang ada untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Urutan ini tidak berubah dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Di atas Kabupaten Belitung secara berturut-turut adalah Kota Pangkal Pinang, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Belitung Timur dan Kabupaten Bangka. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 148 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Badan Pusat Statistik juga mencatat total pengeluaran per kapita per bulan seluruh kebutuhan masyarakat Kabupaten Belitung tahun 2025 mencapai 1927799 rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 15,2 persen. Sebagai perbandingan, pengeluaran untuk makanan mencapai 980401 rupiah atau sebesar 50,8 persen dari total pengeluaran bulanan masyarakat wilayah ini.
Kota Pangkal Pinang
Kota Pangkal Pinang secara konsisten menempati urutan pertama seluruh kategori pengeluaran masyarakat di provinsi ini. Tahun 2025 wilayah ini mencatat pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 414867 rupiah per kapita per bulan, meskipun mengalami penurunan sebesar 20,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran seluruh kebutuhan masyarakat di kota ini mencapai 2127111 rupiah per kapita per bulan, dimana pengeluaran makanan menyumbang 971389 rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 1155722 rupiah. Meskipun mengalami penurunan pada hampir semua kategori, jarak nilai pengeluaran dengan kabupaten lain di provinsi ini masih terlihat cukup jauh.
(Baca: 5,73% Penduduk di Kota Banjar Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Bangka Tengah
Kabupaten Bangka Tengah menjadi satu-satunya wilayah di urutan lima besar yang mencatatkan kenaikan pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2025. Nilai pengeluaran kategori ini mencapai 339326 rupiah per kapita per bulan, dengan kenaikan sebesar 17,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran seluruh kebutuhan masyarakat wilayah ini tercatat 1686476 rupiah per kapita per bulan, dimana pengeluaran makanan mencapai 922328 rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 764147 rupiah. Wilayah ini menempati urutan kedua untuk kategori aneka barang dan jasa, dan urutan keenam untuk total pengeluaran keseluruhan.
Kabupaten Belitung Timur
Kabupaten Belitung Timur menempati urutan ketiga untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025 dengan nilai 323185 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 14,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran seluruh kebutuhan masyarakat di wilayah ini mencapai 2015400 rupiah per kapita per bulan, menempati urutan kedua secara keseluruhan di provinsi. Pengeluaran makanan di wilayah ini tercatat 971124 rupiah sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 1044275 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Bangka
Kabupaten Bangka menempati urutan keempat untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025 dengan nilai 297729 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran seluruh kebutuhan masyarakat wilayah ini tercatat 1861875 rupiah per kapita per bulan, menempati urutan keempat secara keseluruhan di provinsi. Pengeluaran makanan di wilayah ini tercatat 918348 rupiah sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 943527 rupiah per kapita per bulan.