Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mencapai 37721 rupiah pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 31,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 55325 rupiah. Selisih pengeluaran perawatan kulit dengan tahun sebelumnya adalah minus 17603 rupiah, yang menjadi penurunan paling signifikan dalam rentang tujuh tahun terakhir (2018-2024).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Tengah 2015 - 2024)
Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah ini yang mencapai 231769 rupiah, pengeluaran perawatan kulit hanya menyumbang sekitar 16,28 persen dari total tersebut. Pengeluaran untuk perawatan kulit juga lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan secara keseluruhan yang mencapai 56055 rupiah per kapita sebulan. Selain itu, pengeluaran perawatan kulit jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi (204864 rupiah) dan rokok serta tembakau (163274 rupiah).
Sejak tahun 2018, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Solok Selatan mengalami fluktuasi yang cukup besar. Tahun 2018, angka ini berada di 30690 rupiah, kemudian naik sedikit menjadi 35965 rupiah pada 2019, dan mengalami kenaikan yang signifikan menjadi 46511 rupiah pada 2020. Namun, pada 2021, pengeluaran turun sedikit menjadi 41385 rupiah, lalu kembali turun menjadi 35948 rupiah pada 2022. Tahun 2023 menjadi tahun dengan pengeluaran tertinggi selama tujuh tahun terakhir, yaitu 55325 rupiah, sebelum turun drastis pada 2024.
Berdasarkan data perbandingan dari BPS, Kabupaten Solok Selatan menempati peringkat ke-17 di antara 19 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di provinsi ini adalah Kabupaten Tanah Datar dengan 77227 rupiah, yang mengalami kenaikan sebesar 54,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selanjutnya adalah Kota Padang Panjang (73755 rupiah, kenaikan 18,2 persen) dan Kota Payakumbuh (71951 rupiah, penurunan 17,7 persen).
Di tingkat nasional, Kabupaten Solok Selatan menempati peringkat ke-425 di antara seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Pada tingkat pulau Sumatera, wilayah ini berada di peringkat ke-125. Pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini juga lebih rendah dibandingkan beberapa kabupaten/kota tetangga seperti Kabupaten Solok (40282 rupiah, kenaikan 4,1 persen) dan Kabupaten Pesisir Selatan (38853 rupiah, penurunan 19,5 persen).
Kota Padang
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal Pengadaan Listrik dan Gas Periode 2015-2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Padang pada tahun 2024 mencapai 1051706 rupiah, yang menunjukkan kenaikan sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1029987 rupiah). Wilayah ini menempati peringkat ke-1 di Provinsi Sumatera Barat untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Padang tahun 2024 adalah 1974416 rupiah, yang sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya (1981815 rupiah) dengan penurunan sebesar 0,4 persen. Untuk pengeluaran makanan, Kota Padang mencapai 922710 rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 10,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Bukit Tinggi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Bukit Tinggi tahun 2024 adalah 962655 rupiah, naik sebesar 11,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (862064 rupiah) dan menempati peringkat ke-2 di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 mencapai 1869269 rupiah, naik sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1735495 rupiah). Untuk pengeluaran makanan, Kota Bukit Tinggi mencapai 906613 rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 20,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Tanah Datar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tanah Datar tahun 2024 adalah 609432 rupiah, naik sebesar 17,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya (518985 rupiah) dan menempati peringkat ke-10 di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 adalah 1362708 rupiah, turun sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1464739 rupiah). Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Tanah Datar mencapai 753276 rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Pasaman
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Pasaman tahun 2024 adalah 439838 rupiah, naik sebesar 9,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (403096 rupiah) dan menempati peringkat ke-18 di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 adalah 1118750 rupiah, turun sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya (1228885 rupiah). Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Pasaman mencapai 678912 rupiah per kapita sebulan pada 2024, naik sebesar 9,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.