Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Cirebon tahun 2024 sebesar 460232 per kapita/bulan, mengalami kenaikan sebesar 87.4% dibandingkan tahun 2023. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dalam periode 7 tahun terakhir, jauh melebihi rata-rata pertumbuhan tahun sebelumnya yang berkisar antara 3.2% hingga 25%. Informasi ini berasal dari data Susenas yang diolah oleh BPS.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Pidie 5,74%)
Total pengeluaran per kapita sebulan di Kabupaten Cirebon tahun 2024 mencapai 1338096 per kapita/bulan, dengan pengeluaran makanan sebesar 707634 dan bukan makanan sebesar 630461 per kapita/bulan. Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa berkontribusi sekitar 34.4% dari total pengeluaran masyarakat, dan sekitar 73% dari pengeluaran bukan makanan. Pengeluaran bukan makanan tumbuh sebesar 26.6% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran makanan tumbuh sebesar 11.1%.
Sejak tahun 2018, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Cirebon terus mengalami kenaikan setiap tahun. Tahun 2018 sebesar 133468 per kapita/bulan, tahun 2019 naik sedikit menjadi 137680 dengan pertumbuhan 3.2%, tahun 2020 naik menjadi 162959 dengan pertumbuhan 18.4%, tahun 2021 naik menjadi 172180 dengan pertumbuhan 5.7%, tahun 2022 naik menjadi 215222 dengan pertumbuhan 25%, tahun 2023 naik menjadi 245556 dengan pertumbuhan 14.1%, dan tahun 2024 mencapai angka tertinggi sebesar 460232 dengan pertumbuhan 87.4%.
Di provinsi Jawa Barat, Kabupaten Cirebon berada di peringkat 7 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024, tepat di bawah Kota Cirebon yang berada di peringkat 6. Secara nasional, Kabupaten Cirebon berada di peringkat 32, dan di pulau Jawa berada di peringkat 17. Berbeda dengan sebagian besar kabupaten/kota lain di Jawa Barat yang mengalami penurunan pertumbuhan, seperti Kota Bekasi (-3.7%), Kota Bogor (-21.7%), dan Kota Bandung (-17.7%), Kabupaten Cirebon menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan paling tinggi.
Data pendukung menunjukkan bahwa pengeluaran untuk makanan jadi merupakan sub-kategori tertinggi dengan nilai 300542 per kapita/bulan, diikuti oleh rokok dan tembakau sebesar 125439, sabun mandi sebesar 63841, perawatan sebesar 44966, dan kecantikan sebesar 37071 per kapita/bulan. Kenaikan signifikan pada sub-kategori ini menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa di tahun 2024.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2015 - 2024)
Kota Bekasi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Bekasi tahun 2024 sebesar 808107 per kapita/bulan, mengalami penurunan sedikit sebesar 3.7% dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran per kapita sebulan di Kota Bekasi tahun 2024 mencapai 3132705 per kapita/bulan, dengan pengeluaran makanan sebesar 1224388 dan bukan makanan sebesar 1908316 per kapita/bulan. Kota Bekasi tetap berada di peringkat 1 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa di provinsi Jawa Barat meskipun mengalami penurunan pertumbuhan. Pengeluaran bukan makanan di Kota Bekasi tumbuh sebesar 22.4% dibandingkan tahun sebelumnya, yang lebih tinggi dari pertumbuhan pengeluaran makanan sebesar 21.3%.
Kota Bogor
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Bogor tahun 2024 sebesar 734573 per kapita/bulan, mengalami penurunan sebesar 21.7% dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran per kapita sebulan di Kota Bogor tahun 2024 adalah 2470586 per kapita/bulan, dengan pengeluaran makanan sebesar 909166 dan bukan makanan sebesar 1561420 per kapita/bulan. Kota Bogor berada di peringkat 2 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa di Jawa Barat, meskipun mengalami penurunan pertumbuhan yang signifikan. Pengeluaran bukan makanan di Kota Bogor tumbuh sebesar 50.1% dibandingkan tahun sebelumnya, yang jauh lebih tinggi dari pertumbuhan pengeluaran makanan sebesar 21%.
Kota Depok
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Depok tahun 2024 sebesar 722426 per kapita/bulan, mengalami penurunan sedikit sebesar 4.2% dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran per kapita sebulan di Kota Depok tahun 2024 mencapai 2823253 per kapita/bulan, dengan pengeluaran makanan sebesar 1148659 dan bukan makanan sebesar 1674594 per kapita/bulan. Kota Depok berada di peringkat 3 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa di Jawa Barat. Pengeluaran bukan makanan di Kota Depok tumbuh sebesar 12.8% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran makanan tumbuh sebesar 9%.
Kota Bandung
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Bandung tahun 2024 sebesar 525257 per kapita/bulan, mengalami penurunan sebesar 17.7% dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran per kapita sebulan di Kota Bandung tahun 2024 adalah 2378240 per kapita/bulan, dengan pengeluaran makanan sebesar 996064 dan bukan makanan sebesar 1382176 per kapita/bulan. Kota Bandung berada di peringkat 4 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa di Jawa Barat. Pengeluaran bukan makanan di Kota Bandung tumbuh sebesar 12.2% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran makanan tumbuh sebesar 17.7%.