Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Kudus pada tahun 2024 mencapai 233306 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 8,4 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih penurunan mencapai 21270 rupiah per orang setiap bulannya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Bali 2015 - 2024)
Sepanjang periode tujuh tahun pengamatan mulai 2018 hingga 2024, nilai pengeluaran ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 tercatat kenaikan sebesar 20,5 persen, kemudian turun sedikit pada tahun 2020 sebesar 10 persen. Tahun 2022 menjadi periode dengan pengeluaran tertinggi dalam rentang waktu ini dengan nilai mencapai 264447 rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun tersebut, nilai pengeluaran terus mengalami penurunan secara berturut-turut hingga tahun 2024.
Secara peringkat wilayah, Kabupaten Kudus berada di urutan ke-13 dari 35 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Jawa Tengah untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Secara nasional, wilayah ini menempati urutan ke-249 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan ke-68 di seluruh wilayah Pulau Jawa. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Untuk pengeluaran kategori lain di Kabupaten Kudus, masyarakat menghabiskan rata-rata 289941 rupiah per kapita per bulan untuk makanan jadi, 130668 rupiah untuk rokok dan tembakau, 60385 rupiah untuk perawatan, 57308 rupiah untuk sabun mandi, serta 47643 rupiah untuk kebutuhan kecantikan setiap bulannya. Nilai pengeluaran aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 27 persen dari total pengeluaran per kapita bulanan masyarakat wilayah ini.
Perbandingan Dengan Wilayah Lain di Jawa Tengah
Lima wilayah dengan nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi di Jawa Tengah tahun 2024 secara berurutan adalah Kota Salatiga, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Surakarta dan Kota Tegal. Kota Salatiga mencatat nilai tertinggi sebesar 487824 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan naik 16,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Seluruh lima wilayah teratas ini mencatat nilai pengeluaran lebih dari dua kali lipat dibandingkan nilai yang tercatat di Kabupaten Kudus.
(Baca: Harga Pakaian dan Alas Kaki di Kabupaten Mesuji Bulan April Naik 0,91%)
Pengeluaran Total Masyarakat
Badan Pusat Statistik juga mencatat total pengeluaran per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Kudus tahun 2024 mencapai 1403307 rupiah. Nilai ini menempatkan Kabupaten Kudus pada urutan ke-9 dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai total pengeluaran ini mengalami penurunan sebesar 2,6 persen. Peringkat ini tetap sama tidak berubah dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Komposisi Pengeluaran Makanan
Untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Kudus mencatat nilai 712962 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 20,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini pada urutan ke-6 tertinggi di seluruh Provinsi Jawa Tengah. Kenaikan nilai pengeluaran makanan ini menjadi salah satu faktor pendorong turunnya alokasi anggaran masyarakat untuk kategori aneka barang dan jasa dalam dua tahun terakhir.
Perkembangan Lima Tahun Terakhir
Rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Kudus sepanjang lima tahun terakhir mencapai 225907 rupiah per kapita per bulan. Nilai tahun 2024 masih sedikit berada di atas rata-rata lima tahun tersebut, namun terus menunjukkan penurunan selama dua tahun berturut-turut. Tidak ditemukan anomali nilai di luar pergerakan normal pada seluruh periode data yang tercatat selama tujuh tahun pengamatan.