Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Ponorogo pada tahun 2024 mencapai 171250 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 9 persen dibandingkan tahun 2023 yang sempat tercatat 188129 rupiah. Penurunan ini terjadi setelah pada tahun 2023 sempat terjadi kenaikan sebesar 10,7 persen dari tahun sebelumnya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: Cek Harga Emas Hari Ini Kamis, 30 April 2026: Turun ke Rp2,77 Juta)
Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran kategori ini menunjukkan pergerakan naik turun setiap tahun. Pada tahun 2019 terjadi penurunan sedikit sebesar 1,7 persen, kemudian naik 11,8 persen pada tahun 2020, turun 12,7 persen pada tahun 2021, lalu naik 22 persen pada tahun 2022. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2023 sebelum akhirnya terjadi penurunan pada tahun terakhir.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Jawa Timur, Kabupaten Ponorogo berada di peringkat ke 30 dari total 38 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Peringkat ini berada di bawah Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Jember dan Kabupaten Bojonegoro. Sementara secara nasional wilayah ini menempati urutan ke 299 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Untuk total pengeluaran per kapita keseluruhan makanan dan bukan makanan, Kabupaten Ponorogo tercatat berada di peringkat 29 se-Jawa Timur pada tahun 2024 dengan nilai total 1089381 rupiah per orang per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 13,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara untuk kategori pengeluaran bukan makanan saja, wilayah ini berada di urutan 19 se-provinsi dengan pertumbuhan naik 15,9 persen pada tahun 2024.
Kota Surabaya
Sebagai wilayah dengan peringkat teratas se-Jawa Timur, Kota Surabaya mencatat pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 sebesar 400939 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 14,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kota Surabaya mencapai 2602451 rupiah per orang per bulan dan tetap mempertahankan posisi peringkat pertama di seluruh wilayah provinsi Jawa Timur selama periode pengamatan.
(Baca: Jumlah Perceraian di Riau Periode 2019-2024)
Kota Madiun
Kota Madiun menempati urutan kedua se-provinsi untuk nilai pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan catatan 342580 rupiah per kapita per bulan. Berbeda dengan Kota Surabaya, wilayah ini justru mencatat penurunan sebesar 3,8 persen dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kota Madiun tercatat 2043693 rupiah per orang per bulan dengan penurunan sebesar 12,8 persen pada tahun terakhir.
Kabupaten Gresik
Kabupaten Gresik berada di urutan ketiga se-provinsi dengan nilai pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 sebesar 323668 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat kenaikan sedikit sebesar 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kabupaten Gresik mencapai 1819164 rupiah per orang per bulan, dengan penurunan sedikit sebesar 2,1 persen pada tahun 2024 dan tetap bertahan di peringkat kelima se-Jawa Timur.
Kabupaten Kediri
Kabupaten Kediri tercatat berada satu peringkat di atas Kabupaten Ponorogo untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai 174208 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat penurunan sebesar 5,5 persen dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kabupaten Kediri mencapai 1044739 rupiah per orang per bulan dengan penurunan sebesar 10,8 persen pada tahun terakhir dan menempati urutan ke 33 se-provinsi Jawa Timur.