Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan di Kota Singkawang pada tahun 2024 mencapai 44175 Rupiah per kapita per bulan, naik sebesar 25,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 35153 Rupiah per kapita per bulan.
Pengeluaran untuk kecantikan di Kota Singkawang mengalami fluktuasi signifikan dari tahun 2018 hingga 2024. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 35184 Rupiah per kapita per bulan, kemudian turun sebesar 13,7 persen pada 2019 menjadi 30352 Rupiah. Tahun 2020, pengeluaran melonjak sebesar 60,5 persen menjadi 48722 Rupiah, lalu naik sedikit sebesar 2,6 persen pada 2021 menjadi 49999 Rupiah (pengeluaran tertinggi dalam periode 7 tahun). Tahun 2022, pengeluaran turun sebesar 8,2 persen menjadi 45912 Rupiah, kemudian turun lagi sebesar 23,4 persen pada 2023 sebelum naik kembali pada 2024.
(Baca: Peringkat dan Jumlah Kunjungan Situs Perbankan Periode Agustus 2025)
Dibandingkan rata-rata pengeluaran tiga tahun terakhir (2021-2023) yang sebesar sekitar 43688 Rupiah per kapita per bulan, pengeluaran kecantikan tahun 2024 sedikit lebih tinggi. Sementara rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar sekitar 42027 Rupiah, pengeluaran 2024 juga berada di atas rata-rata tersebut. Pengeluaran kecantikan menyumbang sekitar 16,6 persen dari total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa non-makanan yang sebesar 266006 Rupiah.
Dalam perbandingan di Provinsi Kalimantan Barat, Kota Singkawang menempati peringkat ketiga untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024, di belakang Kota Pontianak (74286 Rupiah) dan Kabupaten Sintang (58189 Rupiah). Secara nasional, Kota Singkawang menempati peringkat 138, dan peringkat ketiga di Pulau Kalimantan. Lima kabupaten/kota teratas di provinsi untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024 selain Singkawang adalah Kota Pontianak (pengeluaran turun 5,5 persen dari tahun sebelumnya), Kabupaten Sintang (naik 42,1 persen), Kabupaten Kapuas Hulu (turun 5,3 persen menjadi 42373 Rupiah), dan Kabupaten Kayong Utara (naik 12,6 persen menjadi 36050 Rupiah).
Kota Pontianak
Kota Pontianak memiliki pengeluaran per kapita sebulan untuk barang jasa non-makanan tahun 2024 sebesar 1192431 Rupiah, naik sebesar 23,9 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 962620 Rupiah. Total pengeluaran makanan dan non-makanan tahun 2024 sebesar 2086950 Rupiah, naik sedikit sebesar 0,2 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan tahun 2024 sebesar 894519 Rupiah, naik sebesar 12,1 persen dari tahun sebelumnya. Kota Pontianak menempati peringkat pertama di Provinsi Kalimantan Barat untuk ketiga kategori pengeluaran tersebut, menunjukkan posisinya sebagai wilayah dengan daya beli tertinggi di provinsi. Meskipun pengeluaran kecantikan turun sedikit tahun 2024, nilainya masih menjadi tertinggi di provinsi.
Kabupaten Sintang
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi di Kab. Buton Utara 2018 - 2024)
Kabupaten Sintang mencatat pengeluaran per kapita sebulan non-makanan tahun 2024 sebesar 685825 Rupiah, naik sebesar 16,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 590485 Rupiah. Total pengeluaran makanan dan non-makanan tahun 2024 sebesar 1461426 Rupiah, turun sebesar 3,6 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan tahun 2024 sebesar 775601 Rupiah, naik sebesar 13,4 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Sintang menempati peringkat kedua di provinsi untuk pengeluaran non-makanan dan total, serta peringkat ketiga untuk pengeluaran makanan. Peningkatan pengeluaran kecantikan sebesar 42,1 persen tahun 2024 membuat wilayah ini menjadi peringkat kedua di provinsi untuk kategori tersebut.
Kabupaten Kayong Utara
Kabupaten Kayong Utara memiliki pengeluaran per kapita sebulan non-makanan tahun 2024 sebesar 675863 Rupiah, naik sebesar 32,8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 508910 Rupiah. Total pengeluaran makanan dan non-makanan tahun 2024 sebesar 1414516 Rupiah, turun sebesar 11,5 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan tahun 2024 sebesar 738653 Rupiah, naik sebesar 7,7 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ketiga di provinsi untuk pengeluaran non-makanan dan total, serta peringkat keenam untuk pengeluaran makanan. Peningkatan pengeluaran kecantikan sebesar 12,6 persen tahun 2024 menunjukkan minat masyarakat terhadap produk kecantikan yang terus meningkat.
Kabupaten Kapuas Hulu
Kabupaten Kapuas Hulu mencatat pengeluaran per kapita sebulan non-makanan tahun 2024 sebesar 650429 Rupiah, naik sebesar 36,7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 475934 Rupiah. Total pengeluaran makanan dan non-makanan tahun 2024 sebesar 1402411 Rupiah, turun sebesar 5,9 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan tahun 2024 sebesar 751981 Rupiah, naik sebesar 11,1 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat keempat di provinsi untuk ketiga kategori pengeluaran tersebut. Pengeluaran kecantikan tahun 2024 turun sedikit sebesar 5,3 persen menjadi 42373 Rupiah, namun masih berada di peringkat keempat di provinsi.