Pasar
Databoks Premium Lite

Naik 133 Poin, IHSG Berada di Level 5.900

09/05/2018 17:14 WIB
Image Loader
Memuat...
Pergerakan IHSG (1 Sep 2017-9 Mei 2018)
databoks logo
warning

Mohon maaf, telah terjadi kesalahan

Untuk sementara, data ini tidak dapat ditampilkan. Kami sedang berusaha memperbaikinya.

Kembali ke Home
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Rabu (9/5) ditutup naik 133,22 poin (2,31%) ke level 5.907,94. Naiknya harga-harga saham unggulan seperti PT Unilever Indonesia Tbk sebesar Rp 2.400/saham, PT Gudang Garam Tbk (Rp 2.200) PT Indocement Tbk (Rp 1.025) serta PT Bank Central Asia Tbk (Rp 875) menjadi pemicu menguatnya IHSG kembali ke level 5.900.

Tertekannya nilai tukar rupiah yang memicu keluarnya investor asing dari bursa Jakarta membuat harga-harga saham unggulan di bursa Jakarta berjatuhan dalam beberapa sehingga IHSG terlempar dari level 6.000 sejak 3 Mei 2018. Pada perdagangan 9 Mei, investor asing kembali mencatat penjualan bersih Rp 329 miliar. Ini merupakan yang ke 13 kalinya secara beruntun sejak 20 April.

Berdasarkan indikator teknikal Relative Strenght Index (RSI) 14 harian, posisi IHSG sudah cukup rendah dengan RSI di posisi 39,89 dari skala 0-100. Indeks di bawah level 30 mengindikasikan jenuh jual dan indeks di atas 70 menggambarkan kondisi jenuh beli. Pergerakan indeks selanjutnya diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 5.777-6.048.

 

Data Pasar

Macro update by
22 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.653 +0.31
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...