Pemerintah Tiongkok yang berencana memberangus kegiatan penambangan serta melarang segala macam transaski mata uang kripto di negaranya. Hal ini membuat harga koin-koin Kripto berguguran dalam sepekan terakhir.
Harga mata uang kripto turun hingga puluhan persen hanya dalam sepekan. Ini mengindikasikan bahwa berinvestasi di mata uang kripto sangat berisiko. Harganya sangat berfluktuatif seperti roller coaster dan bergerak sangat cepat.
Shiba Inu (SHIB) merupakan mata uang kripto dengan kapilalisasi besar yang mengalami penurunan harga terdalam. Dalam sepekan terakhir harga SHIB terjun 17,97% menjadi Rp 0,622 per koin pada 23 November 2021 hingga pukul 12.55 WIB.
Harga mata uang kripto berkapitalisasi besar lainnya yang turun tajam adalah Terra (LUNA) sedalam 14,81% menjadi Rp 580.673,55 per koin. Diikuti Dogecoin (DOGE) yang turun 13,2% menjadi Rp 3.156,65 per koin, Polkadot (DOT) terkoreksi 11,49% menjadi Rp 561.067,55/koin.
Sementara, harga Bitcoin (BTC) dalam sepekan juga telah merosot 10,62% menjadi Rp 806.688.934 per koin. Alhasil, kapitalisasinya juga menyusut menjadi Rp 15,2 kuadriliun. Berikurtnya, Binance Coin (BNB) harganya melorot 10,26% menjadi Rp 8.060.260 per koin.
Beberapa koin lainnya yang mengalami kontraksi terdalam, yaitu XRP (XRP) harganya turun 10,21% menjadi Rp 14.920 per koin dalam sepekan, Cardano (ADA) terkoreksi 10,21% menjadi Rp 25.711,49 per koin, serta Ehtereum (ETH) dan Solana (SOL) yang masing-masing turun 8,4% menjadi Rp 59.311.489 per koin dan turun 7,56% menjadi Rp 3.115.168,25 per koin.
(Baca: Inilah 10 Mata Uang Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar)