IHSG Naik Tipis Usai BI Tahan Suku Bunga (Rabu, 21 Oktober 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 0,94% ke level 5.328,36 pada penutupan perdagangan Rabu (21/10/2026).
Penguatan terjadi setelah Bank Indonesia (BI) mengumumkan suku bunga acuan BI-Rate ditahan di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 20-21 Oktober 2026.
Namun, BI menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 5%, sedangkan suku bunga lending facility tetap 6,5%.
"Keputusan tersebut diperkuat dengan peningkatan kebijakan insentif untuk instrumen domestik non-deliverable forward atau DNDF lindung nilai kepada Bank Indonesia guna menarik aliran masuk modal asing dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas,” kata Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers, dilansir dari Katadata.co.id (21/10/2026).
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 9 dari 11 sektor saham dalam negeri menguat hari ini.
Sektor kesehatan memimpin dengan kenaikan hingga 3,35%, diikuti sektor properti dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik 1,77% dan 1,47%.
Sementara dua sektor saham melemah, yakni teknologi dan industri yang masing-masing terkoreksi 1,12% dan 0,59%.
Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini mencapai 1,84 juta kali transaksi, total saham berpindah tangan 35,07 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp17,9 triliun.
Sebanyak 369 saham ditutup menguat hari ini, 308 saham melemah, dan 116 saham stagnan.
Emiten top gainer hari ini adalah STRK yang melonjak 34,31%, diikuti SOLA dan IPTV yang masing-masing naik 33,90% dan 26,32%.
Adapun AMMS menjadi emiten top loser setelah turun 9,4%, diikuti PGJO yang melemah 8,54% dan LUCY yang turun 8%.
Bursa kawasan Asia sore ini ditutup variatif. Indeks Nikkei naik 0,85% ke 64.621,24; indeks Hang Seng turun 0,90% ke 23.651,87; indeks Shanghai turun 0,60% ke 3.713,03; dan indeks Strait Times naik 0,63% 5.437,99.
(Baca: IHSG "Rebound" 5,65% ke Level 5.278 (Selasa, 20 Oktober 2026))
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.976 | -0.19 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Agu) | 3,53 | -6.37 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Agu) | 23,06 | -11.63 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |