IHSG Menguat Bersama Bursa Kawasan Asia (Senin, 9 Februari 2026)

1
Nabilah Muhamad 09/02/2026 17:48 WIB
Image Loader
Memuat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 9 Februari 2025-9 Februari 2026
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,22% ke level 8.031,87 pada penutupan perdagangan Senin (9/2/2026). Penguatan ini beriringan dengan bursa kawasan Asia yang kompak menghijau.

Sore ini indeks Nikkei naik 3,89% ke 56.363,94; indeks Hang Seng naik 1,76% ke 27.027,16; indeks Shanghai naik 1,41% ke 4.123,09; dan indeks Strait Times naik 0,54% ke 4.960,83.

"Setelah sempat dibuka melemah akibat sentimen negatif dari penurunan outlook atas peringkat beberapa emiten, IHSG berhasil berbalik menguat," kata Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim, dilansir dari Antara.

Ratna menilai, berlanjutnya penguatan harga emas, perak, dan tembaga turut menjadi sentimen positif yang mendorong penguatan IHSG sore ini.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 9 dari 11 sektor saham menguat hari ini. Sektor barang baku memimpin dengan kenaikan hingga 4,41%, diikuti sektor energi dan sektor barang konsumen non-primer yang masing-masing naik 2,92% dan 2,06%.

Sementara dua sektor saham terkoreksi, yakni sektor kesehatan dan sektor keuangan yang masing-masing turun 0,23% dan 0,19%.

Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini mencapai 2,27 juta kali transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai 40,69 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp17,87 triliun.

Sebanyak 433 saham ditutup menguat hari ini, lalu 252 saham melemah, dan 136 saham stagnan.

Emiten top gainer hari ini adalah PURI yang terbang 34,50%, diikuti YELO dan LINK yang masing-masing menguat 33,82% dan 24,73%.

Di sisi lain, emiten berkode REAL menjadi top loser setelah turun 14,29%, disusul SSTM dan KJEN yang masing-masing terkoreksi 12,27% dan 12%.

(Baca: 20 Emiten Top Losers di BEI Sepanjang Januari 2026)

Editor : Adi Ahdiat

Data Populer

Loading...