Tiga emiten konglomerat Prajogo Pangestu, Barito Pacific (BRPT), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), dan Chandra Asri Pacific (TPIA) mengumumkan akan membeli kembali atau buyback saham dengan total Rp3,75 triliun.
Secara lebih rinci, TPIA jadi emiten dengan dana rencana buyback terbesar hingga Rp2 triliun. Adapun sumber dana berasal dari kas internal perseroan.
Jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal mencapai 0,29% atau sekitar 250 juta saham dari total saham yang telah diterbitkan oleh TPIA
“Perseroan telah menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham selama periode pembelian kembali saham dengan memperhatikan undang-undang yang berlaku,” tulis manajemen, diberitakan Katadata.co.id, Rabu (4/2/2026).
Sementara, BRPT mengumumkan akan melakukan buyback senilai Rp1 triliun. Emiten ini pun menunjuk Sucor Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham.
Sedangkan CUAN, dilaporkan akan buyback saham sebanyak Rp750 miliar. Adapun perusahaan menunjuk BNI Sekuritas untuk melakukan aksi ini.
Sebelumnya, Prajogo terpantau membeli saham beberapa emiten yang terafiliasi dengannya dalam jumlah besar. Hal itu terungkap dari data transaksi yang baru dirilis pada Jumat (23/1/2026) petang.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Prajogo membeli saham CUAN sebanyak 2,5 juta saham di harga Rp1.735 per unit, dengan dana sekitar Rp4,33 miliar.
Berikutnya, ia membeli 5 juta saham BRPT di rentang harga Rp2.560 hingga Rp2.600 per unit. Pembelian dilakukan secara bertahap dalam lima kali transaksi, dengan dana yang dikeluarkan hampir Rp13 miliar.
Prajogo juga beli 900 ribu saham Barito Renewables Energy (BREN). Aksi ini dilakukan dalam 10 kali transaksi di rentang harga Rp9.275 hingga Rp9.500 per saham, dengan dana sekitar Rp8,5 miliar.
Apabila dikalkulasikan, total dana yang dikeluarkan Prajogo untuk membeli saham CUAN, BRPT, dan BREN hampir mencapai Rp25,77 miliar.
(Baca: Belum Semua Saham Emiten Prajogo Penuhi Syarat "Free Float" 15%)