Tren Penguatan IHSG Masih Berlanjut (Selasa, 20 Januari 2026)

1
Nabilah Muhamad 20/01/2026 17:29 WIB
Image Loader
Memuat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 20 Januari 2025-20 Januari 2026
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,01% ke level 9.134,70 pada penutupan perdagangan Selasa (20/1/2026).

Ini merupakan penguatan yang kelima kalinya terjadi secara beruntun sejak Selasa pekan lalu (13/1/2026).

"IHSG melanjutkan penguatan di tengah potensi momentum January Effect. Di sisi lain, pelaku pasar mulai memposisikan diri menjelang keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI)," kata tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas, dilansir dari Antara.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 9 dari 11 sektor saham menguat hari ini. Sektor barang baku memimpin dengan kenaikan hingga 2,49%, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan sektor industri yang masing-masing naik 2,08% dan 1,86%.

Sementara dua sektor lainnya terkoreksi, yaitu sektor transportasi dan sektor energi yang masing-masing turun 0,63% dan 0,32%.

Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini mencapai 3,94 juta kali transaksi. Total saham berpindah tangan mencapai 72,41 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp29,78 triliun.

Sebanyak 336 saham ditutup menguat hari ini, lalu 323 saham melemah, dan 143 saham stagnan.

Emiten top gainer hari ini adalah TOSK yang terbang 34,85%, diikuti BAIK dan AWAN yang masing-masing menguat 34,69% dan 34,50%.

Di sisi lain, emiten berkode POLU menjadi top loser setelah turun 14,98%, disusul INOV dan CRAB yang masing-masing terkoreksi 14,63% dan 14,55%.

Berbeda dari IHSG, seluruh bursa kawasan Asia sore ini kompak melemah. Indeks Nikkei turun 1,11% ke 52.991,10; indeks Hang Seng turun 0,29% ke 26.487,51; indeks Shanghai turun 0,01% ke 4.113,65; dan indeks Strait Times turun 0,14% ke 4.828.

(Baca: IHSG Berhasil Menguat Tembus 9.100 (Senin, 19 Januari 2026))

Editor : Adi Ahdiat

Data Populer

Loading...