Harga Solar 1970-2015

05/08/2016 19:19 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Solar merupakan jenis bahan bakar minyak (BBM) yang harga jualnya masih di subsidi oleh pemerintah sampai saat ini. Karena alat transportasi umum banyak yang menggunakan solar membuat bahan bakar ini masih disubsidi sebesar Rp 1.000 per liter dengan tujuan untuk mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu.

Sejak 1970 hingga 2013 harga solar mengalami tren kenaikan seiring naiknya harga minyak dunia. Harga solar mengalami kenaikan tertinggi pada 1991 sebesar 471 persen menjadi Rp 300 per liter dari harga sebelumnya Rp 52,5 per liter. Kemudian pada 1 Oktober 2005 harga solar juga melonjak 105 persen menjadi Rp 4.300 dari harga sebelumnya Rp 2.100 per liter.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
18 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Mar) 0,41% -0.27
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...