Sentimen Warganet Terhadap Kelas Menengah di TikTok 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi kelas menengah di Indonesia terus menurun selama lima tahun terakhir.
Hal tersebut menyebabkan, perhatian terhadap situasi kelompok ini di media sosial dan media online meningkat.
Ini karena kelas menengah memegang peranan krusial dalam aspek ekonomi maupun non-ekonomi.
Tim Databoks menganalisis sentimen yang muncul dari media online dan media sosial yakni Instagram, TikTok, dan X.
Merujuk sampel percakapan di TikTok tentang kelas menengah selama 1 Januari 2025-31 Januari 2026, sentimen negatif menorehkan angka tertinggi yakni 55% dari total sentimen yang dianalisis.
Adapun percakapan dengan sentimen netral sebesar 27,2% dan positif 17,8%.
Sentimen negatif menunjukkan percakapan mengenai kekhawatiran menyusutnya kelas menengah dan meningkatnya risiko turun kelas.
Sementara, perbincangan dengan sentimen positif berisi optimisme dan harapan bahwa kelas menengah masih bisa bertahan lewat penyesuaian keuangan dan peningkatan literasi ekonomi.
(Baca: Prabowo Dapat Sentimen Ternegatif di Debat Pilpres Terakhir, Anies Terpositif)