Nilai Ekspor Kayu Utama Indonesia 2003-2013

04/08/2016 14:30 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

 

Indonesia merupakan eksportir kayu tropis terbesar di dunia dengan nilai lebih dari 5 miliar USD per tahun. Industri kayu berkembang dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir utamanya karena reformasi kebijakan industri kehutanan dan kayu (seperti larangan ekspor log dan kayu yang digergaji kasar).  Kontribusi bidang kehutanan untuk ekonomi nasional menunjukkan diperkirakan paling tidak 2,5% dari Produk Domestik Bruto (GDP) tahunan Indonesia.  Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk hasil hutan selama periode 2003-2013 cenderung mengalami peningkatan, kecuali pada tahun 2009 yang mengalami penurunan nilai ekspor. Kayu lapis dan bubur kertas merupakan produk hasil hutan yang paling tinggi nilai ekspornya.

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
19 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...