Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah angkatan kerja di Provinsi Sulawesi Tenggara pada semester terakhir (Agustus 2025) sebesar 1,483,197 jiwa. Dibandingkan dengan semester sebelumnya (Februari 2025), jumlah ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 3.73%, dengan kenaikan sebesar 53,386 jiwa. Rata-rata jumlah angkatan kerja selama 3 semester terakhir adalah sekitar 1,463,156 jiwa, sehingga nilai semester terakhir sedikit lebih tinggi dari rata-rata tersebut. Sedangkan rata-rata selama 5 semester terakhir adalah sekitar 1,437,010 jiwa, menunjukkan bahwa kondisi saat ini lebih baik dibandingkan periode lima semester sebelumnya. Kenaikan tertinggi jumlah angkatan kerja terjadi pada Agustus 2012 dengan pertumbuhan 10.73%, sementara penurunan terendah terjadi pada Agustus 2011 dengan pertumbuhan -6.55% (penurunan 70,237 jiwa). Pada semester ini, Sulawesi Tenggara mempertahankan peringkat 3 di pulau Sulawesi dan mengalami peningkatan peringkat nasional dari 23 menjadi 22.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pasaman Periode 2004 - 2024)
Dibandingkan dengan provinsi lain di pulau Sulawesi yang ada dalam data perbandingan, Sulawesi Tenggara berada di posisi kedua setelah Sulawesi Tengah (peringkat 2) dan di atas Sulawesi Utara (peringkat4). Nilai angkatan kerja Sulawesi Tenggara (1,483,197 jiwa) lebih tinggi daripada Sulawesi Utara (1,424,701 jiwa) dan lebih rendah daripada Sulawesi Tengah (1,702,551 jiwa). Pertumbuhan Sulawesi Tenggara (3.73%) juga lebih tinggi daripada rata-rata pertumbuhan provinsi lain di pulau Sulawesi yang dibandingkan (Sulawesi Tengah 3.49%, Sulawesi Utara 3.39%). Secara nasional, Sulawesi Tenggara berada di peringkat 22, yang lebih baik daripada Bengkulu (25), Kalimantan Tengah (23), dan Sulawesi Utara (24).
Kalimantan Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah angkatan kerja di Kalimantan Timur pada semester terakhir sebesar 2,077,413 jiwa, menempati peringkat 3 di pulau Kalimantan dan peringkat 19 se-Indonesia. Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar 2.15% dibandingkan semester sebelumnya, dengan selisih penurunan sebesar 45,743 jiwa. Dibandingkan dengan rata-rata 3 semester terakhir, nilai angkatan kerja Kalimantan Timur sedikit lebih rendah, karena rata-rata tiga periode sebelumnya mencapai sekitar 2,080,000 jiwa. Dibandingkan dengan provinsi lain dalam data perbandingan, Kalimantan Timur memiliki nilai angkatan kerja tertinggi, bahkan melebihi Sulawesi Tengah yang berada di peringkat 21 nasional. Pertumbuhan negatif ini menjadi perbedaan dengan provinsi lain yang sebagian besar mengalami pertumbuhan positif, seperti Jambi dan Sulawesi Tengah, yang menunjukkan bahwa kondisi angkatan kerja di Kalimantan Timur mengalami sedikit penurunan dalam periode ini.
Jambi
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah angkatan kerja di Jambi pada semester terakhir adalah 1,934,211 jiwa, dengan peringkat 7 di pulau Sumatera dan peringkat 20 se-Indonesia. Provinsi ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 2.65% dibandingkan semester sebelumnya, dengan kenaikan sebesar 49,876 jiwa. Rata-rata jumlah angkatan kerja Jambi selama 3 semester terakhir adalah sekitar 1,920,000 jiwa, sehingga nilai semester terakhir sedikit lebih tinggi dari rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan Kalimantan Timur yang mengalami penurunan, Jambi menunjukkan performa yang lebih baik dalam hal pertumbuhan. Namun, nilai angkatan kerja Jambi masih lebih rendah daripada Kalimantan Timur dan lebih tinggi daripada Sulawesi Tengah, yang berada di peringkat 21 nasional. Peringkat 7 di pulau Sumatera menunjukkan bahwa Jambi berada di posisi menengah dibandingkan provinsi lain di pulau tersebut.
Sulawesi Tengah
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Wonogiri | 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah angkatan kerja di Sulawesi Tengah pada semester terakhir sebesar 1,702,551 jiwa, menempati peringkat 2 di pulau Sulawesi dan peringkat 21 se-Indonesia. Provinsi ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 3.49% dibandingkan semester sebelumnya, dengan kenaikan sebesar 57,434 jiwa. Rata-rata jumlah angkatan kerja selama 3 semester terakhir adalah sekitar 1,670,000 jiwa, sehingga nilai semester terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah memiliki nilai angkatan kerja yang lebih tinggi, meskipun pertumbuhannya sedikit lebih rendah (3.49% vs 3.73%). Secara nasional, Sulawesi Tengah berada di posisi di bawah Jambi dan di atas Kalimantan Tengah. Peringkat 2 di pulau Sulawesi menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah adalah provinsi dengan angkatan kerja terbesar kedua di pulau tersebut setelah Sulawesi Selatan (yang tidak termasuk dalam data perbandingan).
Kalimantan Tengah
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah angkatan kerja di Kalimantan Tengah pada semester terakhir adalah 1,476,295 jiwa, dengan peringkat 4 di pulau Kalimantan dan peringkat 23 se-Indonesia. Provinsi ini mengalami penurunan sebesar 1.46% dibandingkan semester sebelumnya, dengan selisih penurunan sebesar 21,893 jiwa. Rata-rata jumlah angkatan kerja selama 3 semester terakhir adalah sekitar 1,465,000 jiwa, sehingga nilai semester terakhir sedikit lebih tinggi dari rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan Sulawesi Tenggara, Kalimantan Tengah memiliki nilai angkatan kerja yang hampir sama (1,476,295 vs 1,483,197 jiwa) tetapi mengalami penurunan, sedangkan Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan. Secara nasional, Kalimantan Tengah berada di posisi di bawah Sulawesi Utara dan di atas Bengkulu. Peringkat 4 di pulau Kalimantan menunjukkan bahwa Kalimantan Tengah berada di posisi bawah dibandingkan provinsi lain di pulau tersebut seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
Sulawesi Utara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah angkatan kerja di Sulawesi Utara pada semester terakhir sebesar 1,424,701 jiwa, menempati peringkat 4 di pulau Sulawesi dan peringkat 24 se-Indonesia. Provinsi ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 3.39% dibandingkan semester sebelumnya, dengan kenaikan sebesar 46,651 jiwa. Rata-rata jumlah angkatan kerja selama 3 semester terakhir adalah sekitar 1,390,000 jiwa, sehingga nilai semester terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara memiliki nilai angkatan kerja yang lebih rendah dan pertumbuhan yang sedikit lebih rendah (3.39% vs 3.73%). Secara nasional, Sulawesi Utara berada di posisi di bawah Sulawesi Tenggara dan di atas Kalimantan Tengah. Peringkat 4 di pulau Sulawesi menunjukkan bahwa Sulawesi Utara berada di posisi terakhir di antara provinsi Sulawesi yang ada dalam data perbandingan, setelah Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan (yang tidak termasuk dalam data).
Bengkulu
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah angkatan kerja di Bengkulu pada semester terakhir sebesar 1,154,698 jiwa, menempati peringkat 8 di pulau Sumatera dan peringkat 25 se-Indonesia. Provinsi ini mengalami pertumbuhan positif sebesar 1.11% dibandingkan semester sebelumnya, dengan kenaikan sebesar 12,660 jiwa. Rata-rata jumlah angkatan kerja selama 3 semester terakhir adalah sekitar 1,135,000 jiwa, sehingga nilai semester terakhir sedikit lebih tinggi dari rata-rata tersebut. Dibandingkan dengan provinsi lain dalam data perbandingan, Bengkulu memiliki nilai angkatan kerja terendah, bahkan lebih rendah daripada Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara. Pertumbuhan Bengkulu juga adalah yang terendah di antara provinsi yang dibandingkan, menunjukkan bahwa pertumbuhan angkatan kerja di Bengkulu berjalan lebih lambat dibandingkan provinsi lain. Peringkat 8 di pulau Sumatera menunjukkan bahwa Bengkulu berada di posisi paling bawah di antara provinsi Sumatera yang ada dalam data perbandingan.