Sebagian wilayah kabupaten/kota di provinsi Papua Barat masih mencatatkan tingkat vaksinasi yang cukup rendah dibandingkan wilayah lainnya. Beberapa kabupaten/kota tersebut di antaranya kabupaten Pegunungan Arfak, kabupaten Maybrat dan kabupaten Tambrauw.
Dalam menjalankan program vaksinasi, data Sabtu, 29 Januari 2022, ketiganya baru menyelesaikan 5.818 dosis vaksin 1 dari target yang diharapkan sebanyak 81.996 peserta vaksin.
Kabupaten Pegunungan Arfak di urutan pertama. Sampai dengan kemarin, wilayah ini baru mencatatkan vaksinasi 1 persen. Angka ini menjadi yang terendah dibandingkan 13 kabupaten/kota lainnya. Program vaksinasi di kabupaten ini rencananya dengan sasaran sebanyak 29.822 peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 1 peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 70 dosis vaksin.
Menyusul berikutnya adalah kabupaten Maybrat. Daerah ini masuk nomor dua terendah. Dengan sasaran vaksin sebanyak 32.163 peserta, namun baru berhasil direalisasikan tujuh persen atau 2.510 peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat sembilan peserta. Untuk stok vaksin yang tersedia adalah 2.190 dosis.
Yang lainnya adalah kabupaten Tambrauw di urutan ketiga. Dengan sasaran vaksin sebanyak 20.011 peserta, namun baru berhasil direalisasikan 15,1 persen atau 3.012 peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat tujuh peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 1.004 dosis vaksin.
Adapun capaian vaksinasi di level provinsi, total vaksinasi dosis 1 di Papua Barat telah mencapai 56,2 persen atau diikuti oleh 448,16 ribu peserta vaksin. Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 tercatat sudah 37,26 persen atau menjangkau 297,13 ribu peserta vaksin.