Rata-Rata Anggaran Penduduk Kabupaten Muara Enim untuk Membeli Nasi Goreng Rp337 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli nasi goreng di Kabupaten Muara Enim pada 2025 sebesar Rp337 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp1.115 per kapita per minggu.
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok makanan dan minuman jadi di Kabupaten Muara Enim dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk nasi campur/rames Rp4.353 per kapita per minggu, mie rebus Rp3.703 per kapita per minggu, tempe Rp2.840 per kapita per minggu, krupuk/kripik Rp2.158 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk bubur ayam Rp97 per kapita per minggu
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kep. Riau 2025)
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 5,42%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 5,42%.
Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kabupaten ini mencapai Rp1,21 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut turun 11,9% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,37 juta per kapita per bulan.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli nasi goreng tertinggi adalah di Kabupaten Badung dan terendah di Kabupaten Puncak. Sedangkan untuk Kabupaten Muara Enim ini, nominal pengeluaran untuk membeli nasi goreng berada di urutan 484. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli nasi goreng adalah Rp255 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli nasi goreng:
- Kabupaten Badung Rp7.480,0
- Kota Jakarta Pusat Rp7.148,0
- Kota Bontang Rp6.377,0
- Kota Surabaya Rp6.227,0
- Kota Pariaman Rp6.222,0
- Kota Jakarta Utara Rp6.093,0
- Kota Banda Aceh Rp6.084,0
- Kota Sabang Rp5.815,0
- Kabupaten Lima Puluh Kota Rp5.805,0
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rp5.647,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.842 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |