Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju pertumbuhan PDRB Lampung atas dasar harga konstan 2010 pada tahun 2025 sebesar 4,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini menunjukkan kenaikan sebesar 0,02 poin persen dari capaian 2024, dengan posisi ranking di Pulau Sumatera naik dari peringkat 6 tahun 2024 menjadi peringkat 3 pada 2025. Secara nasional, Lampung menempati urutan 18 dari seluruh provinsi di Indonesia pada tahun ini.
(Baca: PDRB Kabupaten Lumajang 2025: Rp46,49 Triliun, Tumbuh 5,35 Persen)
Secara historis, Lampung mencatat pertumbuhan PDRB tertinggi sebesar 6,56 persen pada tahun 2011, sedangkan penurunan terendah dan satu-satunya nilai negatif terjadi pada tahun 2020 dengan angka minus 1,66 persen. Anomali penurunan drastis sebesar 6,92 poin persen pada tahun 2020 menjadi titik terendah seluruh rangkaian data, sebelum kemudian kembali menunjukkan pemulihan secara berkelanjutan setiap tahun setelahnya.
Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir Lampung tercatat sebesar 7,43 persen, angka ini menunjukkan performa jauh lebih baik dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir yang bernilai minus 38,01 persen. Capaian tahun 2025 juga berada di atas nilai rata-rata seluruh periode pengamatan sebesar 4,64 persen, dengan pemulihan yang konsisten terjadi pasca tahun 2020.
Dibandingkan provinsi lain pada tahun 2025, capaian pertumbuhan Lampung masih berada di bawah Sumatera Selatan yang mencatat 5,03 persen dengan peringkat 2 di Pulau Sumatera. Di tingkat nasional, Lampung berada satu peringkat dibawah Kalimantan Selatan, dan mengungguli DKI Jakarta serta Nusa Tenggara Timur pada daftar ranking pertumbuhan PDRB nasional tahun 2025.
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan menempati posisi peringkat 2 di wilayah Pulau Sumatera untuk pertumbuhan PDRB tahun 2025, dengan capaian nilai sebesar 5,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai pertumbuhan provinsi ini memiliki selisih 0,46 persen lebih tinggi dibandingkan Lampung, dengan peringkat nasional berada di urutan 15 atau tiga peringkat lebih tinggi dari Lampung. Pertumbuhan tahun ini Sumatera Selatan mengalami penambahan sebesar 0,32 poin persen dari capaian tahun sebelumnya.
Jawa Timur
Jawa Timur mencatatkan pertumbuhan PDRB sebesar 4,93 persen pada tahun 2025, menempati peringkat 16 nasional untuk kategori indikator ini. Provinsi di Pulau Jawa ini memiliki pertumbuhan sebesar 8,11 persen pada periode terkini, dengan selisih nilai 0,36 persen lebih tinggi dibandingkan capaian Lampung tahun yang sama. Peringkat nasional Jawa Timur berada dua tingkat di atas Lampung pada daftar ranking tahun 2025.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Lampung 2025: Kenaikan Jadi Rp1,24 Juta per Bulan)
Jawa Barat
Dengan nilai pertumbuhan PDRB 4,95 persen tahun 2025, Jawa Barat menempati urutan 17 secara nasional. Provinsi ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,47 persen pada periode pengamatan terakhir, memiliki selisih 0,38 persen lebih tinggi dibandingkan Lampung. Secara nilai absolut capaian tahun ini, Jawa Barat hanya terpaut 0,02 persen diatas Jawa Timur, menjadikan kedua provinsi ini memiliki jarak capaian yang sangat dekat.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan mencatatkan pertumbuhan PDRB sebesar 5,06 persen tahun 2025, menempati peringkat 2 di wilayah Pulau Kalimantan dan urutan 19 secara nasional. Provinsi ini memiliki nilai pertumbuhan periode terkini sebesar 3,16 persen, hanya terpaut satu peringkat di bawah Lampung pada daftar ranking nasional. Nilai capaian Kalimantan Selatan memiliki selisih 0,49 persen lebih tinggi dibandingkan angka yang dicapai Lampung tahun 2025.
DKI Jakarta
DKI Jakarta mencatatkan pertumbuhan PDRB sebesar 4,91 persen pada tahun 2025, menempati peringkat 20 secara nasional untuk indikator ini. Ibu kota negara ini memiliki pertumbuhan periode terkini sebesar 6,11 persen, dengan peringkat nasional berada dua tingkat dibawah Lampung. Nilai capaian DKI Jakarta tercatat 0,34 persen lebih tinggi dibandingkan Lampung, namun menempati urutan yang lebih rendah pada daftar ranking nasional tahun 2025.
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur mencatatkan pertumbuhan PDRB sebesar 3,87 persen pada tahun 2025, menempati peringkat 2 di wilayah Nusa Tenggara dan Bali serta urutan 21 secara nasional. Provinsi ini memiliki pertumbuhan periode terkini tertinggi dari seluruh wilayah perbandingan yaitu sebesar 32,82 persen, dengan peringkat nasional tiga tingkat dibawah Lampung. Nilai capaian Nusa Tenggara Timur tercatat 0,7 persen lebih rendah dibandingkan angka yang dicapai Lampung tahun 2025.