Pengeluaran Penduduk Kabupaten Solok untuk Membeli Cabe Rawit Rp275 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Rata-rata pengeluaran masyarakat di Kabupaten Solok untuk membeli cabe rawit pada 2025 adalah Rp275 per kapita per minggu. Nilai ini melambung dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp181 per kapita per minggu.
(Baca: Biaya Transportasi di Kabupaten Bulukumba Bulan Mei Naik 0,14%)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok sayur sayuran di Kabupaten Solok dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk cabe merah Rp8.931 per kapita per minggu, bawang merah Rp2.784 per kapita per minggu, jengkol Rp1.806 per kapita per minggu, tomat ceri Rp750 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk pepaya muda Rp29 per kapita per minggu
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.
(Baca: Nilai Ekspor Ikan Kerang Kerangan Moluska dan Olahannya Provinsi Sulawesi Tenggara Maret 2026)
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, kenaikan pengeluaran ini di dorong oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 3,02%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 3,02%.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli cabe rawit tertinggi adalah di Kabupaten Puncak dan terendah di Kota Bukit Tinggi. Sedangkan untuk Kabupaten Solok ini, nominal pengeluaran untuk membeli cabe rawit berada di urutan 508. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli cabe rawit adalah Rp257 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli cabe rawit:
- Kabupaten Puncak Rp8.463,0
- Kabupaten Yalimo Rp7.852,0
- Kabupaten Jayawijaya Rp6.511,0
- Kabupaten Intan Jaya Rp6.395,0
- Kabupaten Lanny Jaya Rp6.241,0
- Kabupaten Kepulauan Anambas Rp6.125,0
- Kabupaten Deiyai Rp5.372,0
- Kabupaten Bangka Selatan Rp4.932,0
- Kabupaten Paniai Rp4.666,0
- Kabupaten Minahasa Selatan Rp4.552,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.906 | +0.41 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |