Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase desa tanpa sinyal telepon di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan pada tahun 2024 sebesar 1.92 persen.
Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang juga sebesar 0.64 persen. Secara historis, persentase desa tanpa sinyal telepon di Empat Lawang fluktuatif dalam lima tahun terakhir. Tahun 2018 sebesar 0.64 persen, meningkat menjadi 1.28 persen di tahun 2019, lalu kembali turun menjadi 0.64 persen pada tahun 2020 dan 2021, sebelum akhirnya melonjak menjadi 1.92 persen di tahun 2024.
(Baca: Data Desa : Jumlah Puskemas Pembantu di Lampung | 2024)
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2019 dan 2024, keduanya mencatatkan peningkatan sebesar 200.02 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan signifikan pada tahun 2024 menjadi anomali jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya yang stagnan di angka 0.64 persen. Rata-rata persentase desa tanpa sinyal telepon selama tiga tahun terakhir (2021-2024) adalah 0.93 persen, lebih rendah dibandingkan dengan angka tahun 2024.
Secara peringkat, di Pulau Sumatera, Kabupaten Empat Lawang berada di posisi ke-27 pada tahun 2024, naik signifikan dari peringkat 52 pada tahun 2021. Secara nasional, Empat Lawang menempati peringkat ke-96, juga naik tajam dari posisi 210 pada tahun 2021. Peningkatan peringkat ini menunjukkan bahwa dibandingkan dengan daerah lain, kondisi sinyal telepon di Empat Lawang mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Kabupaten Rokan Hulu
Kabupaten Rokan Hulu menempati peringkat ke-25 di Pulau Sumatera. Dengan nilai 2.07 persen, wilayah ini memperlihatkan penurunan signifikan turun 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai tahun terakhir ini lebih rendah dibandingkan nilai dua tahun sebelumnya yang mencapai 4.14 persen. Penurunan ini perlu diperhatikan untuk melihat apakah menjadi tren positif di wilayah ini.
(Baca: Kepadatan Penduduk di Sumatera Utara | 2024)
Kabupaten Kutai Timur
Kabupaten Kutai Timur berada di peringkat ke-13 di Pulau Kalimantan. Nilai persentase desa tanpa sinyal di wilayah ini tercatat sebesar 1.97 persen. Terjadi penurunan sedikit turun 1.97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, jika melihat ke belakang, nilai ini lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya yang mencapai 2.13 persen. Hal ini menunjukkan adanya sedikit perbaikan dalam cakupan sinyal di Kutai Timur.
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan berada di peringkat ke-26 di Pulau Sumatera dengan persentase desa tanpa sinyal sebesar 1.93 persen. Kabupaten ini mengalami penurunan turun 16.67 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini konsisten dengan nilai dua tahun sebelumnya, yaitu 2.32 persen.
Kabupaten Lebong
Kabupaten Lebong menduduki peringkat ke-27 di Pulau Sumatera, dengan nilai persentase desa tanpa sinyal 1.92 persen. Nilai ini sama dengan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, kondisi sinyal di Kabupaten Lebong cenderung stabil dalam beberapa tahun terakhir.
Kabupaten Tanah Bumbu
Kabupaten Tanah Bumbu menempati peringkat ke-14 di Pulau Kalimantan dengan persentase desa tanpa sinyal sebesar 1.91 persen. Penurunan signifikan turun 43.06 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten ini menunjukkan perbaikan yang cukup baik dibandingkan dua tahun sebelumnya yang berada di angka 3.36 persen.